Masih Tunggu Evaluasi Gubernur Jabar, Sopir Ojol di Bogor Harus Sabar, BLT BBM Belum Bisa Cair

"Datanya belum cair, belum boleh disalurkan masih menunggu evaluasi gubernur. Setelah evaluasinya dari gubernur, secepatnya kita salurkan (kemungkinan

Tayang:
Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Reynaldi Andrian Pamungkas
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Sekda Kota Bogor, Syarifah Sopiah saat ditemui dan menanggapi perihal pencairan BLT BBM bagi ojol di Kota Bogor yang menurutnta masih tertunda pencairannya, Senin (10/9/2022) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) bagi ojek online (Ojol) di Kota Bogor sampai saat ini, Senin (10/9/2022) masih belum bisa disalurkan.

Dana yang sudah disahkan dari Dana Alokasi Umum (DAU) ini masih harus menunggu evaluasi dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk penyaluran bagi penerima Ojol.

Sekretaris Daerah Kota Bogor, Syarifah Sopiah menjelaskan, kemungkinan pencairan BLT BBM bagi ojol ini akan dilakukan akhir Oktober setelah evaluasi gubernur selesai.

Baca juga: BLT BBM Tahap 2 Segera Cair Bulan Depan, Siapkan Berkas-berkas Ini dari Sekarang untuk Ambil Bantuan

"Datanya belum cair, belum boleh disalurkan masih menunggu evaluasi gubernur. Setelah evaluasinya dari gubernur, secepatnya kita salurkan (kemungkinan) akhir Oktober," kata Syarifah saat dijumpai TribunnewsBogor.com usai meninjau lokasi longsor di Sukasari, Senin (10/9/2022).

Syarifah menjelaskan, dana yang disediakan bagi 2.341 orang supir dan ojol ini sebesar Rp 1,4 miliar dari DAU 4,6 miliar.

Untuk besarannya, BLT BBM ini akan cair sebesar Rp 600 ribu per orang yang akan dibagikan selama tiga pulan hingga Desember nanti.

Sedangkan anggaran Rp 3,2 miliar untuk padat karya dialokasikan bagi kegiatan-kegiatan di tingkat kecamatan. 

Baca juga: Bakal Ada BLT BBM Tahap 2, Warga Miskin Bisa Ajukan Diri Jadi Penerima, Begini Caranya

"Nanti Dishub yang melaksanakan. Nama-namanya sudah diverifikasi, pertama dari domisili. Dishub sudah membuat SK Kepald Dishub namnya siapa saja. Khusus Ojol 1.000 orang lebih. Dananya sudah fix dan jumlahnya juga sudah fix," tegasnya.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah Kepala Dishub Kota Bogor Eko Prabowo mengatakan, saat ini untuk pencarian masih dalam proses.

"Masih penyempurnaan administrasi. Kita masih proses terlebih dahulu," kata pria yang sering disapa Danjen dalam pesan singkatnya kepada TribunnewsBogor.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved