Bogor Diterjang Longsor

Anggarkan Rp 25 Miliar Untuk Kebencanaan di Kota Bogor, Ketua DPRD : Kalau Kurang Kita Tambah Lagi

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Atang Krisnanto meninjau sejumlah lokasi bencana yang ada di Kota Bogor.

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto saat meninjau lolasi longsor di Mantarena Lebak, Kelurahan Panaragan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor (13/10/2022). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Atang Trisnanto meninjau sejumlah lokasi bencana yang ada di Kota Bogor.

Atang Trisnanto mengungkapkan, Pemkot Bogor sudah menganggarkan Rp 25 miliar untuk belanja tak terduga (BTT) pada anggaran perubahan tahun 2022.

Dengan sisa waktu tiga bulan tahun anggaran 2022 berakhir, angka tersebut cukuplah besar nilainya.

"Kebetulan kami DPRD pada September sudah mengganggarkan bersama TAPD khusus untuk antispsi bencana, yang memang di akhir tahun biasanya potensinya meningkat, kami sudah alokasikan, mudah-mudahan cukup," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, di lokasi longsor yang berada di Mantarena Lebak, Kelurahan Panaragan, Kecamatam Bogor Tengah, Kota Bogor, Kamis (13/10/2022).

Diriya meminta kepada pemerintah daerah untuk segera mendata kebutuhan para korban yang terdampak dari bencana banjir dan tanah longsor di Kota Bogor.

Selain itu, Atang Krisnanto juga meminta kepada Pemkot Bogor agar mempermudah birokrasi pencairan agar bisa segera dieksekusi.

"Saya yakin masyarakat sangat menanti penanganan yang cepat," ucapnya.

Nantinya, kata Atang Krisnanto, bantuan yang diberikan akan menyesuaikan jumlah yang dibutuhkan oleh masyarakat, pasalnya, jika bantuan yang diberikan terbatas, kemungkinan tidak akan menutup kebutah masyarakat di lapangan.

Bahkan dirinya tak menampik jika anggaran Rp 25 miliar tersebut masih belum cukup, pihaknya akan kembali menambahnya.

"Mumpung juga APBD perubahan 2022 ini masih menunggu evaluasi gubernur, tidak menutup kemungkinan nanti DPRD akan menambah jumlah BTT jika memang dihitung masih belum cukup," tandasnya.

Sumber: TribunNewsmaker
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved