Akibat Konsleting Listrik, Ponpes Al Habibiyah Citeureup Bogor Terbakar, Kerugian Hingga Rp 200 Juta
Rumah yang sekaligus Pondok Pesantren (Ponpes) yang terbakar ini ditempati oleh Ibu Tati dan anak 3 orang anaknya, serta beberapa santri lainnya.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Sektor Citeureup berhasil padamkan api yang membakar satu unit bangunan Pondok Pesantren Al Habibiyah di Kampung Taringgul RT 2/3, Desa Tarikolot, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.
Komandan Sektor Damkar Citeureup, Andang Hidayat mengatakan, peristiwa tersebut tejadi sekitar pukul 07.00 WIB tadi.
"Proses pemadamannya butuh waktu sekitar dua jam, selesai pemadaman sekira pukul 09.15 WIB," ucapnya kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (14/10/2022).
Baca juga: Udah Gelap Penuh Asap Cerita Pengunjung Hotel Selamatkan Seorang Ibu yang Terjebak saat Kebakaran
Dalam kejadian itu, kata Andang Hidayat Regu 1 dan 2 dari Damkar Sektor Citereup diterjunkan ke lokasi.
Bahkan, menurutnya pada penanganannya tidak ada kendala meskipun memakan waktu sekitar 2 jam.
"Proses pemadaman berjalan dengan lancar, tanpa adanya kendala dan hambatan," jelasnya.
Rumah yang sekaligus Pondok Pesantren (Ponpes) yang terbakar ini ditempati oleh Ibu Tati dan anak 3 orang anaknya, serta beberapa santri lainnya.
Baca juga: Polisi Sebut Kebakaran di Sentul Hanguskan 5 Unit Bus, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Lalu, Ponpes Al Habibiyah yang berukuran 12 x 6 meter kubik ini memiliki dua tingkat bangunan yang terdiri dari 8 kamar.
Sementara itu, Kapolsek Citeureup, Kompol Eka Chandra Mulyana menjelaskan bahwa kronologis kejadiannya ketika salah satu warga sekitar berada di belakang rumah yang tidak jauh dari lokasi Ponpes, ia mencium bau asap dan melihat adanya api yang sudah membesar.
"Melihat api sudah besar dari ruangan kamar atas Ponpes, kemudian ia memberitahu istri pemilik Ponpes Al Habibiyah, selanjutnya memberitahu orang yang berada di dalam Ponpes," katanya.
Baca juga: Dua Pekan Berlalu, Penyebab Kebakaran Pabrik Aluminium Foil di Gunungputri Bogor Masih Misteri
Setelah kepanikan itu, sejumlah penghuni Ponpes pun langsung berlarian ke luar untuk menyelamatkan diri.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Pada peristiwa ini, kata Kompol Eka Chandra Mulyana api diperkirakan berasal dari konsleting arus listrik, dikarenakan pada saat itu beberapa santri Ponpes ada yang sedang beraktivitas dan tidur di kamar.
Kompol Eka Chandra Mulyana menambahkan, untuk bangunan Ponpes ini hampir 80 persennya terbakar.
"Akibat kejadian tersebut pemilik Ponpes mengalami kerugian materil sekitar Rp 200 juta," pungkasnya.