IPB University
Makin Matang, Tim Robotic IPB University Siap Berlaga di Ajang Singapore AUV Challenge
Ajang SAUVC 2O22 merupakan ajang unjuk bakat peserta dalam merancang Autonomous Underwater Vehicle (AUV) yang juga dilakukan mahasiswa IPB University.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sebanyak 10 mahasiswa Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan (ITK) yang tergabung dalam Marine Instrumentation Telemetry and Robotics (MIT+R) Club siap berlaga pada ajang Singapore AUV Challenge (SAUVC) 2022.
Tim IPB University bersama 40 tim yang berhasil lolos seleksi pada tanggal 23-26 September 2022 di kolam renang Singapore Polytechnic.
Ajang SAUVC 2O22 merupakan ajang unjuk bakat peserta dalam merancang Autonomous Underwater Vehicle (AUV).
AUV dirancang untuk dapat menyelesaikan serangkaian tugas yang dikehendaki meliputi simulasi tugas-tugas operasional.
Tugas tersebut melibatkan empat tantangan bawah air yang umum meliputi navigasi AUV, identifikasi visual, lokalisasi akustik, dan manipulasi robot.
Kecepatan dan akurasi AUV dalam menyelesaikan tugas akan digunakan untuk menentukan pemenang kompetisi.
Pada kompetisi tahun ini, tim ITK IPB University terbagi menjadi dua kelompok yang akan mengirimkan dua alat, yaitu Nusantara AUV generasi keempat (N4-AUV) dan generasi kelima (N5-AUV).
Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Prof Fredinan Yulianda mengatakan, menjadi suatu kebanggaan bagi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University dapat berkontribusi dalam SAUVC 2022.
“Selamat dan semangat kepada seluruh tim yang lolos dalam kompetisi ini. Kesempatan ini, semoga dapat digunakan dengan sebaik-baiknya belajar dan menambah relasi. Semoga memperoleh hasil yang terbaik,” ungkap Prof Fredinan.
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr I Wayan Nurjaya juga turut berbahagia atas kontribusi tim MIT+R pada SAUVC 2022.
Ia juga berharap nantinya AUV yang telah dirancang oleh tim MIT+R ini bisa ditampilkan dalam launching kolam renang IPB University kelak.
“Semoga bisa berjaya sesuai dengan nama saya dan Pak Indra Jaya,” guraunya.
Pembimbing MIT+R, Prof Indra Jaya berpesan agar tidak terlalu serius dan bersikap tenang selama kompetisi.
“Dalam kompetisi, menang kalah itu biasa. Yang penting kita siap dan bisa menjelaskan hasil kinerja sendiri. Jangan lupa juga untuk bergaul dan berbagi pengalaman dengan mahasiswa lain dari seluruh dunia,” pesan Prof Indra.
Ketua Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, Dr Syamsul Bahri Agus turut memberikan semangat dan mengapresiasi usaha tim MIT+R sudah sangat baik sehingga bisa berlaga di Singapore Polytechnic.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/sauvc-2022.jpg)