Polisi Tembak Polisi

Profil Erna Normawati, Jaksa Penuntut Bersuara Lantang yang Garang Tolak Pembelaan Putri Candrawathi

Sosok Erna Normawati, Jaksa Penuntut Umum bersuara lantang yang garang tolak nota pembelaan Putri Candrawathi dalam kasus pembunuhan Brigadir J

Penulis: khairunnisa | Editor: Damanhuri
kolase Tribun Bali dan Youtube
Inilah sosok Erna Normawati, Jaksa Penuntut Umum bersuara lantang yang garang tolak nota pembelaan Putri Candrawathi dalam kasus pembunuhan Brigadir J 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Persidangan kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat ( Brigadir J) membuat semua pihak yang terlibat di dalamnya jadi sorotan.

Tak terkecuali seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) bernama Erna Normawati Widodo Putri.

Suara garang dan lantang Erna Normawati bak menambah ketegangan di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Di depan terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J yakni Putri Candrawathi, Erna Normawati dengan suara kerasnya membacakan dakwaan kepada istri Ferdy Sambo tersebut, Senin (17/10/2022).

Lalu pada Kamis (20/10/2022), Erna Normawati kembali mengeluarkan suara kerasnya saat menjawab nota pembelaan (dan serta keberatan atas dakwaan) atau eksepsi dari tim pengacara Putri Candrawathi.

Baca juga: Begini Gerak-gerik Bharada E, Ferdy Sambo, dan Putri Saat Sidang : Menangis hingga Geleng Kepala

Dengan berapi-api, Erna Normawati menyebut Putri Candrawathi tidak memahami uraian dakwaan yang telah dibuat JPU.

Karenanya, Erna Normawati pun meminta kepada majelis hakim agar pembelaan Putri Candrawathi yang disampaikan tim kuasa hukumnya tak digubris.

"Jelas terlihat penasehat hukum terdakwa Putri Candrawathi tidak memahami uraian yang telah dituangkan dalam surat dakwaan penuntut umum. Maka patutlah kiranya, eksespsi atau nota keberatan penasihat hukum terdakwa untuk dikesampingkan," ujar Erna Normawati dilansir TribunnewsBogor.com dari siaran langsung persidangan di PN Jaksel dalam Youtube Kompas.com.

Putri Candrawathi menjalani sidang perdana pembunuhan Brigadir J, Senin (17/10/2022). Usai pembacaan dakwaan oleh JPU, Putri Candrawathi mengaku tidak mengerti soal dakwaan JPU.
Putri Candrawathi menjalani sidang perdana pembunuhan Brigadir J, Senin (17/10/2022). Usai pembacaan dakwaan oleh JPU, Putri Candrawathi mengaku tidak mengerti soal dakwaan JPU. (Akun YouTube Kompas TV)

Mengurai alasannya menolak eksepsi Putri Candrawathi, Erna Normawati menyebut bahwa alasan-alasan eksepsi pihak Putri Candrawathi adalah pokok materi perkara.

Menurut Jaksa Erna, eksepsi Putri Candrawathi itu lebih tepat dibahas saat sidang memasuki tahap pembuktian.

Oleh karenanya, Erna Normawati dengan tegas memohon kepada majelis hakim, untuk menolak seluruh dalil eksepsi atau nota keberatan dari penasihat hukum terdakwa Putri Candrawathi.

Tak hanya itu, Erna Normawati juga meminta kepada majelis hakim agar pemeriksaan terhadap Putri Candrawathi tetap dilanjutkan.

Tim JPU juga memohon agar istri Ferdy Sambo tersebut tetap berada di dalam tahanan.

Profil dan Sosok Erna Normawati

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved