Peringatan Peduli Kanker Payudara Sedunia, Bima Arya Cek Pelaksanaan IVA Test dan Sadanis
Kemudian Bima Arya dan Yane Ardian mengunjungi ruang tunggu dan sempat masuk ke ruang pemeriksaan setelah warga sudah selesai melaksanakan pengecekan
"Target minimal per kelurahan sebanyak 50 orang. Total yang diharapkan dapat dicapai sebanyak 3.400 orang," ujarnya.
Retno menambahkan, pelaksanaan IVA Test setiap tahunnya harus diulang dengan sasaran yang sama ditambah sasaran baru, dengan strategi pelaksanaan secara masal diharapkan akan dapat meningkatkan capaian karena peserta dapat saling memotivasi antar sesama.
"Kegiatan Bulan Peduli Kanker Payudara di Kota Bogor dilaksanakan selama satu bulan dengan melibatkan seluruh stakeholder terkait, seperti Yayasan Kanker Indonesia (YKI), dinas terkait, kecamatan, kelurahan, pihak puskesmas, bidan praktek mandiri dan rumah sakit," katanya.
Angka kejadian penyakit kanker di Indonesia berada diangka (136,2/100.000 penduduk) dan berada diurutan ke 8 di Asia Tenggara, sedangkan di Asia urutan ke 23.
Angka kejadian tertinggi di Indonesia untuk laki-laki adalah Kanker Paru, yaitu sebesar 19,4 per 100.000 penduduk, dengan rata-rata kematian 10,9 per 100.000 penduduk.
Diikuti dengan Kanker Hati sebesar 12,4 per 100.000 penduduk, dengan rata-rata kematian 7,6 per 100.000 penduduk.
Sedangkan angka kejadian untuk perempuan yang tertinggi adalah Kanker Payudara yaitu 42,1 per 100.000 penduduk, dengan rata-rata kematian 17 per 100.000 penduduk, yang diikuti Kanker Leher Rahim sebesar 23,4 per 100.000 penduduk, dengan kematian 13,9 per 100.000 penduduk.
"Jumlah penderita kanker tahun 2021 di Kota Bogor sebanyak 821 orang dan seluruhnya sudah mendapatkan pelayanan pengobatan.
Dengan jumlah penderita kanker terbanyak adalah Kanker Payudara sebanyak 367 orang, dengan kematian sebanyak 39 orang, diikuti oleh Kanker Leher Rahim dan Ovarium sebanyak 71 orang dengan kematian sebanyak 14 orang," ujarnya
Upaya yang telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan bagi penderita Kanker disamping pengobatan, yaitu pemberian dukungan motivasi untuk melakukan kontrol rutin, membantu mengelola kekhawatiran atau stres yang muncul dalam menghadapi penyakitnya, dan mengontrol pemakaian obat serta memberikan perawatan homecare.
Hal ini didukung dengan adanya Tim Paliatif baik di tingkat Kota maupun di wilayah Puskesmas.
Angka kematian yang tinggi berhubungan dengan kondisi mayoritas penderitanya yang baru terdeteksi sudah pada stadium lanjut.
Hal tersebut kata Retno sebetulnya dapat dicegah jika terdeteksi lebih awal sehingga prognosis kesembuhan penderita lebih baik, demikian pula bagi wanita usia subur yang memiliki pengetahuan yang baik dan kesadaran untuk melakukan deteksi dini terhadap Kanker Serviks melalui kegiatan IVA ( Inspeksi Visual dengan Asam Asetat ) dan Sadanis (Pemeriksaan Payudara Klinis) untuk deteksi dini terhadap kanker payudara.
"Pencegahan dan pengendalian Kanker Leher Rahim dan Kanker Payudara dilaksanakan secara terpadu dari semua elemen baik Pemerintah, yang terlibat seperti Dinas Kesehatan, RS, Dinas Sosial, Dinas P3A, Dinas Dalduk dan KB, pihak Puskesmas dengan dukungan masyarakat dan kader PKK tingkat kecamatan dan kelurahan, berserta organisasi profesi seperti IBI, maupun pihak lainnya seperti perusahaan swasta dengan koordinasi kerja yang solid disamping pemanfaatan Lembaga swasta yang bergerak di bidang Kanker seperti Yayasan Kanker Indonesia dalam penanggulangan Kanker dan kegiatan paliatif Kanker," ujarnya
Bulan peduli kanker payudara ini dirasakan warga sangat membantu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Peringatan-Peduli-Kanker-Payudara-Bima-Arya-dan-Yane-Ardian-Cek-Pelaksanaan-IVA-Test-dan-Sadanis.jpg)