Polisi Tembak Polisi

Tak Simpan Dendam Atas Kematian Brigadir J, Sang Adik Ungkap Sosok Bharada E: Dia Periang, Humoris

Bripda Mahareza Rizky Hutabarat, adik kadung dari Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J tidak menyimpan dendam kepada Bharada Richard E

Editor: Reynaldi Andrian Pamungkas
Youtube channel Kompas tv
Reza Hutabarat memberikan kesaksian di persidangan Bharada E. Reza bercerita bahwa ia sempat dihalang-halangi untuk melihat jenazah Brigadir J usai dibunuh. Reza Hutabarat hanya bisa berbicara 'siap komandan' saat atasannya menceritakan skenario Ferdy Sambo, Bripda Mahareza Rizky Hutabarat, adik kadung dari Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J mengaku tidak menyimpan dendam terhadap Bharada Richard Eliezer alias Bharada E 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Bripda Mahareza Rizky Hutabarat, adik kadung dari Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J tidak menyimpan dendam kepada Bharada Richard Eliezer alias Bharada E.

Dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J ini, status Bharada E yaitu sebagai terdakwa.

Setelah sidang Bharada E di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (25/10/2022) kemarin, Bripda Mahareza Rizky Hutabarat mengaku tidak menaruh dendam kepada Bharada E.

"Gimana rasanya melihat Bharada E?" tanya Irma Hutabarat dikutip TribunJakarta dari YouTube Horas Inang, pada Rabu (26/10/2022).

"Kaya biasa aja sih enggak ada dendam, kita harus bisa maafkan, proses hukum harus berjalan," imbuhnya.

Reza Hutabarat lalu mengenang kebersamaanya dengan Bharada E.

Ia mengaku sudah lama mengenal Bharada E.

Saat sidang pun, majelis hakim sempat bertanya apakah Reza kenal dengan Bharada E dan Reza menjawab kenal.

Ternyata keduanya kerap bermain pimpong hingga raket di rumah pribadi Ferdy Sambo, di Saguling.

"Sudah kenal dengan Bharada E sejak ia masuk jadi anggota, sering nyanyi, main pingpong, raket," kata Reza Hutabarat.

"Kalau malem suka beli makanan bareng sama yang lain, ketawa-ketawa," imbuhnya.

Reza Hutabarat mengungkapkan di matanya Bharada E adalah sosok yang periang dan senang bercanda.

"Kamu mengenal Bharada E seperti apa?" tanya Irma.

"Dia periang, humoris, suka bercanda," kata Reza Hutabarat.

Sementara dalam hal pekerjaan, Bharada E adalah sosok yang rajin dan selalu menuruti perintah Ferdy Sambo sebagai atasannya.

"Kalau dari sisi kerjaan dia orangnya tekun, rajin, kalau diperintah langsung dikerjain," ucap Reza Hutabarat.

Adik Brigadir J Nangis

Reza Hutabarat menangis di depan hakim saat persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (25/10/2022).

Kala itu Reza Hutabarat sedang memberikan keterangan sebagai saksi atas terdakwa Bharada Richard Eliezer alias Bharada E.

Kepada hakim, Reza Hutabarat menceritakan ia mendapatkan kabar bahwa kakaknya meninggal dunia dan dibawa ke RS Polri.

Setibanya di sana, Reza Hutabarat dilarang oleh anggota polisi berpangkat Komisaris Besar (Kombes) untuk melihat jenazah Brigadir J

"Sampai saat saya sedikit ngotot, saya kan adiknya. Terus dijawab 'udah tunggu sini saja, kamu enggak usah masuk. Kamu sabar," kata Mahareza saat memberikan keterangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (25/10/2022).

Reza Hutabarat pun menyatakan bahwa ia akhirnya mentaati perintah atasannya itu untuk menunggu.

Baca juga: Saksi Hendra Kurniawan Ditegur Hakim Ketua karena Sebut Rekaman CCTV Dihilangkan: Jangan Berpendapat

Tangisan Reza Hutabarat pun mulai tumpah saat dirinya memohon agar bisa menemui jenazah kakak kandungnya tersebut.

"Saya tidak bisa melihat, saat mau dipindahkan ke dalam peti pun saya berteriak juga,"

" 'Izin komandan, ini abang saya biarkan saya menggendong dia terakhir kali'," kata Reza Hutabarat sembari menahan tangis.

Tak cuma sekali Reza Hutabarat mengaku ia memohon berkali-kali agar diizinkan untuk melihat jenazah Brigadir J.

"Komandan saya benar-benar izin komandan. Saya ingin menggendong abang saya terakhir kali dimasukkan ke dalam peti," sambung Reza Hutabarat.

Selanjutnya, Reza Hutabarat pun tetap diminta untuk menunggu dan tak boleh melihat kakaknya tersebut.

Hasilnya, dia akhirnya dilerai oleh seorang perwira bernama AKBP Hendrik.

Ia menuturkan bahwa dirinya baru diperbolehkan masuk seusai jenazah Brigadir J telah dimasukkan ke dalam peti.

Dia pun langsung berdoa di depan peti jenazah kakak kandungnya tersebut.

Tapi saat sedang berdoa, Reza Hutabarat diminta untuk cepat-cepat pergi.

"Pas saya masuk, sudah dimasukkan sudah rapih di dalam peti baru saya baru boleh melihat almarhum,"

"Saya lihat bentar, saya berdoa saya juga masih mendengar "udah belum sih, udah belum sih" ada suara seperti itu. Saya mendengar jelas," jelasnya.

Baca juga: Tak Ajukan Eksespi, Hendra Kurniawan Bakal Terpojok di Sidang Pemeriksaan Saksi Hari Ini

Reza Hutabarat akhirya memilih untuk keluar ruangan.

"Saya lalu berdoa dan langsung keluar," ujar dia.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Reza Adik Brigadir J Tak Dendam dengan Bharada E, Ceritakan Kedekatannya di Rumah Ferdy Sambo

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved