Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Sentil Bupati Indramayu Lucky Hakim, 2 Kali Kunjungan Tak Didampingi
Dalam sambutannya, Dedi menyampaikan pesan yang ditujukan kepada Bupati Indramayu melalui perwakilan pemerintah daerah yang hadir.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melontarkan sindiran terkait absennya Bupati Indramayu Lucky Hakim dalam sejumlah kunjungan kerjanya ke wilayah tersebut. Pernyataan itu disampaikan secara langsung di hadapan tamu undangan dan masyarakat saat menghadiri kegiatan Penanaman Kedelai 2026 di Desa Sukamulya, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Rabu 10 Juni 2026.
Acara ini juga dihadiri Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Perubahan Iklim, Hashim Djojohadikusumo.
Dalam sambutannya, Dedi menyampaikan pesan yang ditujukan kepada Bupati Indramayu melalui perwakilan pemerintah daerah yang hadir.
“Saya titip pesan, saya sudah dua kali ke Indramayu belum pernah ketemu Pak Bupatinya,” kata Dedi kepada Asisten Daerah Ekonomi Pembangunan Kabupaten Indramayu yang hadir mewakili Lucky Hakim.
Mengapa Dedi Mulyadi Menyentil Ketidakhadiran Bupati?
Sindiran tersebut bukan tanpa alasan.
Dedi mengungkapkan bahwa dirinya tengah mendorong percepatan pembangunan di Indramayu secara serius dan membutuhkan koordinasi langsung dengan kepala daerah setempat.
Ia menegaskan bahwa salah satu fokus utama pemerintah provinsi adalah pengembangan kawasan industri yang diharapkan mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.
“Kemarin juga sudah kawasan pabrik sepatu, rekrutmennya nanti 20.000 orang, kemudian juga sudah kawasan industri di Losarang. Saya terus mendorong percepatan di sini (Indramayu) karena saya ingin orang Indramayu pada kerja,” ujarnya.
Upaya ini menjadi bagian dari strategi untuk mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal melalui penciptaan lapangan kerja.
Menanggapi pernyataan tersebut, Bupati Indramayu, Lucky Hakim, memberikan penjelasan terkait ketidakhadirannya dalam dua kunjungan Gubernur Jawa Barat ke daerahnya.
Lucky membenarkan bahwa dirinya memang tidak dapat mendampingi Dedi dalam dua kesempatan tersebut.
Namun, ia menegaskan bahwa ketidakhadiran itu disebabkan oleh agenda kedinasan yang tidak dapat ditinggalkan.
“Jadi, betul sudah dua kali Pak Gubernur ke Indramayu, sayanya tidak bisa bersama-sama beliau menemani hadir bersama,” ujar Lucky.
Ia menjelaskan, pada kesempatan pertama, Pemerintah Kabupaten Indramayu harus menghadiri undangan kegiatan dari Kementerian Dalam Negeri di Yogyakarta. Agenda tersebut berlangsung hingga malam hari sehingga tidak memungkinkan dirinya kembali tepat waktu untuk mendampingi kunjungan gubernur.
| PPDB Jawa Barat Semrawut, Massa Demo Desak Gubernur Dedi Mulyadi Copot Kadisdik Jabar |
|
|---|
| Curhat ke Dedi Mulyadi, Raffi Ahmad Bongkar Fakta Usai Terseret Kasus Suap Bea Cukai, Nagita: Lucu! |
|
|---|
| Cerita Dedi Mulyadi Hampir Menolong Pemuda yang Ternyata Pencuri Motor, Akui Sudah Curiga |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Singgung Pihak-pihak yang Tiap Hari Sudutkan Kebijakan Pemprov Jabar: Terima Kasih |
|
|---|
| Persib Sabet Juara 3 Musim Berturut-turut, Dedi Mulyadi Ungkap Janji Jika Juara Lagi Musim Depan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Gubernur-Jawa-Barat-Dedi-Mulyadi-dan-Bupati-Indramayu-Lucky-Hakim-saat-bersalaman.jpg)