Pengakuan Saksi saat Terjadi Pembunuhan Sadis di Depok, Tak Berani Tolong Lihat Keberingasan Pelaku

Menurut polisi, saksi yang mendengar teriakan korban bermaksud ingin menolong, namun diurungkan karena lihat pelaku masih menyerang membabi-buta.

Editor: Tsaniyah Faidah
Wartakotalive/Gilar Prayogo
Ketua RT setempat mengaku kaget ketika melihat kejadian TKP dari rumah pelaku dan korban. Sedangkan saksi yang lain tak berani menolong korban karena melihat pelaku masih menyerang membabi-buta. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Ketua RT 003, Edy memaparkan suasana pasca terjadinya pembunuhan sadis keluarga di Cluster Pondok Jatijajar, Kecamatan Tapos, Kota Depok.

Ia mengaku kaget ketika melihat kejadian TKP dari rumah pelaku dan korban.

"Jam lima lewat lebih, ada yang ke rumah, namanya adalah S. S ini adalah adik dari korban," ungkap Edy.

Dirinya mendapatkan laporan dari adik korban, bahwa di rumahnya terjadi aksi pembunuhan.

"Jadi dia bilang bahwa terjadi pembunuhan di rumahnya. Kemudian saya langsung ke TKP," ujarnya.

"Ketika saya merapat, sudah ada banyak merah di dalam rumah. Tepatnya di ruang depan rumah korban," lanjutnya.

Edy kaget melihat pelaku nampak duduk santai di depan rumah dan terlihat seperti orang yang memiliki gangguan jiwa.

"Nama pelaku adalah Rizki. Jadi saya langsung datangi korban dan ternyata salah satu korban masih ada yang selamat. Tetapi dalam keadaan meringis," jelasnya.

"Yang meringis itu adalah istrinya. Jadi kami inisiatif membawa korban ke rumah sakit yaitu RS Sentra Medika," lanjutnya.

Setelah mengantarkan korban, Ketua RT langsung menghubungi pihak keamanan dan berwajib yang berada di dekat TKP.

"Seperti Polsek dan Polres kami hubungi," tutupnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes Baruno mengatakan pihaknya sudah mengamankan pelaku.

"Korban satu kritis yang satu lagi meninggal dunia. Pelaku adalah ayah atau suami korban. Pelaku sudah diamankan," kata Yogen.

Baca juga: Pria yang Habisi Anak di Depok Masih Membisu, Istrinya Masih Kritis Usai Diserang Menggunakan Parang

Menurut Yogen pelaku dibawa untuk dimintai keterangan.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved