Polisi Tembak Polisi

Arman Hanis ke Pengacara Brigadir J : Sebaiknya Kamaruddin Fokus Saja dengan Pekerjaannya Sendiri

Arman Hanis, kuasa hukum Ferdy Sambo, meminta Kamaruddin Simanjuntak tidak mencampuri pekerjaan orang lain.

Editor: Vivi Febrianti
Warta Kota/Ramadhan QL
Arman Hanis, kuasa hukum Ferdy Sambo, meminta Kamaruddin Simanjuntak tidak mencampuri pekerjaan orang lain. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Arman Hanis, kuasa hukum Ferdy Sambo, meminta Kamaruddin Simanjuntak tidak mencampuri pekerjaan orang lain.

Hal itu merespons pernyataan kuasa hukum keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat tersebut, yang meminta Ferdy Sambo mengganti tim penasihat hukumnya.

Karena menurut Kamaruddin, tim kuasa hukum Ferdy Sambo hanya menjelek-jelekkan korban yang sudah meninggal, dalam persidangan.

"Kami sarankan sebaiknya Kamaruddin fokus saja dengan pekerjaannya sendiri, dan tidak usah mencampuri pekerjaan orang lain," kata Arman saat dihubungi Tribunnews, Selasa (15/11/2022).

Arman mengatakan, semua yang ditanyakan timnya kepada para saksi sesuai yang ada di dalam berkas perkara.

"Semua yang disampaikan atau yang ditanyakan oleh tim penasihat hukum adalah materi yang ada dalam berkas perkara," ucapnya.

Dia malah balik mempertanyakan soal adanya sejumlah pihak yang selalu memgeluarkan informasi yang tidak disertai bukti dan menimbulkan fitnah.

Selama ini Kamaruddin selalu menyebut informasi yang dia dapat merupakan informasi intelijen, yang tidak bisa disebutkan siapa sumbernya.

"Kami anggap pernyataan yang dituduhkan kepada kami sebagai bentuk ketidakmampuan menyajikan fakta-fakta yang mendukung berkas dakwaan yang sangat dipaksakan," beber Arman.

Baca juga: Sarankan Ferdy Sambo Ganti Kuasa Hukum, Kamaruddin Simanjuntak: yang Bagus Kan Banyak

Sebelumnya, Kamaruddin Simanjuntak, kuasa hukum keluarga almarhum Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, meminta terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi mengganti tim penasihat hukumnya.

Sebab, Kamaruddin menilai kuasa hukum Ferdy Sambo dan Putri hanya fokus menjelek-jelekan kliennya yang sudah meninggal, dalam persidangan.

"Iya, daripada dia (kuasa hukum Ferdy Sambo-Putri Candrawathi) menjelek-jelekan almarhum, mending ganti, biar saya yang bayar," kata Kamaruddin saat dihubungi Tribunnews, Senin (14/11/2022) malam.

Kamaruddin menerangkan, langkah tim kuasa hukum kedua terdakwa itu dengan menyebar fitnah, bukan hal yang bisa meringankan dalam suatu perkara.

Sebagai contoh, dalam persidangan sebelumnya, bekas ajudan hingga sekuriti rumah Ferdy Sambo menyebut kebiasaan Yosua yang kerap pergi ke tempat hiburan malam.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved