Gempa Bumi Cianjur
Kondisi Terkini di RSUD Cimacan, Tenda Darurat Didirikan, 10 Korban Dievekuasi ke Bogor
Ratusan orang meninggal dunia serta ratusan lainnya mengalami luka-luka, mulai dari luka ringan hingga berat.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Gempa bumi magnitudo 5,6 terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022).
Ratusan orang meninggal dunia serta ratusan lainnya mengalami luka-luka, mulai dari luka ringan hingga berat.
Pantauan TribunnewsBogor.com, kondisi RSUD Cimacan, Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat nampak ramai oleh korban akibat bencana alam tersebut.
Para korban terlihat tengah diberikan perawatan dari tim medis.
Sejak hari pertama, area RSUD Cimacan telah berdiri posko kesehatan lengkap dengan tim medis yang bersiaga.
Sementara itu, tenda darurat juga didirikan untuk merawat para korban gempa bumi Cianjur.
Cerita korban selamat
Sementara itu, sejumlah korban selamat membagikan kisah mencekam saat gempa melanda beberapa hari lalu.
Lukman bercerita mengenai keluarganya yang turut menjadi korban bencana alam gempa bumi.
Baca juga: Allahu Akbar Teriak Warga Evakuasi Korban Gempa, Bocah 6 Tahun Selamat Usai 3 Hari Tertimbun Tanah
Lukman membeberkan, jika ayah, ibu dan adiknya mengalami luka-luka akibat gempa yang terjadi.
"Saat itu bapak lagi mancing, terus bapak luka karena kena tembok. Saat kejadian bapak mancing sekitar lima orang," ucapnya kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (23/11/2022).
Sementara, Lukman menambahkan, jika ibu dan adiknya dibawa ke rumah sakit berbeda.
"Ibu dibawa ke RSUD Ciawi karena luka-luka di tangan dan kaki. Adik saya juga sama," paparnya.
Lebih lanjut, Lukman menceritakan duka lainnya yang dirasakan.
Duka itu, kata Lukman muncul akibat rumah tempat biasa dia dan keluarga berlindung, porak poranda akibat guncangan gempa.