Gempa Bumi Cianjur

Cerita Momen Evakuasi Korban Gempa, Tim SAR Ungkap Cara Temukan Jenazah yang Tertimbun Tanah Longsor

anggota Tim SAR, Nardi mengungkapkan bagaimana cara dirinya bisa menentukan titik keberadaan jenazah yang tertimbun tanah longsor.

Editor: khairunnisa
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Tim SAR Gabungan sebelum jumatan berhasil mengeluarkan 10 jasad dari material tanah longsor di Jalan Raya Cipanas-Puncak, Jumat (25/11/2022) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Tim Search and Resque (SAR) berjibaku mengevakuasi korban gempa dan tanah longsor di Cianjur.

Salah satu anggota Tim SAR, Nardi mengungkapkan bagaimana cara dirinya bisa menentukan titik keberadaan jenazah yang tertimbun tanah longsor.

Dengan pengalaman yang dia miliki sebagai tim SAR, Nardi menyebut cara pertama kali adalah dengan memfungsikan indera penciuman.

"Pertama dengan bau, baunya (lokasi) beda. Bau jenazah," kata Nardi saat ditemui di Desa Cijedil, Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (26/11/2022).

Menurutnya, proses pencarian korban yang sudah berhari-hari tewas akan lebih mudah untuk menemukannya.

Setelah ketemu titiknya, Nardi mengatakan gundukan tanah harus terlebih dahulu disemprotkan air karena kondisi yang sudah mulai mengeras.

"Terus kita semprotkan air, terus kita ke dalam lumpur. Terus terlihat tangan dahulu," ucapnya.

Pada Sabtu (26/11/2022) kemarin, Nardi menceritakan sempat mengangkat jenazah perempuan.

Baca juga: Penampakan Sekolah Berteknologi RISHA Tetap Kokoh Usai Diguncang Gempa Cianjur, Bahan Dasarnya Beton

Namun, proses pengangkatannya menyulitkan karena posisi yang berada di jurang.

Sehingga, kata Nardi, jenazah tersebut harus diikatkan ke tali dan diangkat secara perlahan karena kondisi tubuh jenazah yang sudah tidak baik lagi.

"Prosesnya penarikan dengan menggunakan webbing. Lokasi korban sudah tertimbun longsor. Takut lepas tangan atau bagian tubuh lainnya. Pelan-pelan dibantu dengan menggunakan webbing," tuturnya.

Dari informasi yang dihimpun Tribunnews.com, total ada delapan jenazah yang berhasil diangkat dari gundukan tanah longsor pada Sabtu (26/11/2022).


Tim Search and Resque (SAR), Nardi menceritakan penemuan jenazah yang tertimbun longsor di Desa Cijedil, Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (26/11/2022).
Tim Search and Resque (SAR), Nardi menceritakan penemuan jenazah yang tertimbun longsor di Desa Cijedil, Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (26/11/2022). (Tribunnews.com/Abdy Ryanda Shakti)

Untuk informasi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan update pencarian korban gempa Cianjur.

Data terbaru yang disampaikan BNPB pada Sabtu (26/11/2022) pukul 17.00 WIB, jumlah korban tewas gempa Cianjur bertambah menjadi 318 orang.

Sementara itu, korban hilang yang sebelumnya dilaporkan sebanyak 24 orang kini berkurang menjadi 14 orang karena sudah ditemukan 8 jenazah.

Baca juga: Sambil Gendong Anak, Ibu Korban Gempa Cianjur Nangis Minta Dibuatkan Tenda ke Mahasiswa

"Dengan rincian, 24 jiwa dikurangi pencarian hari ini atau ditemukan dan dua korban di Warung Sinta yang kemarin merupakan warga Cijedil," ungkap Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Fajar Setyawan, Sabtu (26/11/2022).

Korban yang ditemukan hari ini dalam kondisi meninggal dunia.

Kemudian Basarnas menyerahkan korban gempa Cianjur yang ditemukan ke rumah sakit untuk diidentifikasi.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tim SAR Kisahkan Cara Temukan Korban Gempa Cianjur yang Tertimbun Longsor: Baunya Beda, Bau Jenazah

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved