Gegara Status WhatsApp, Siswi SMP Digagahi Sopir Truk Batubara di Kebun Sawit
Pelaku sengaja membawa korban ke kawasan perkebunan sawit dan lahan kosong, tempat dirinya bekerja.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Seorang sopir truk pengangkut batu bara di Kota Jambi melakukan perbuatan biadab.
Sopir truk yang diketahui bernama Kurniawan alias Prengki itu nekat merudapaksa siswi SMP.
Pelaku sengaja membawa korban ke kawasan perkebunan sawit dan lahan kosong, tempat dirinya bekerja.
Pelaku yang juga bekerja buruh harian pemanen sawit ini pun melancarkan aksi bejatnya itu di sebuah pondok kosong.
Polisi mengungkap kronologi kejadian tersebut bermula dari status Whatsapp korban.
Kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur di Jambi berawal dari status WhatsApp korban.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi, Kombes Pol Andri Ananta mengatakan, niat pelaku muncul, saat korban membuat status di Whatsapp dengan kalimat meminta dijemput oleh seseorang.
Saat itu, korban dan satu orang rekannya sedang menunggu jemputan dari seseorang bernama Eko, di kawasan Simpang Kawat, Kota Jambi.
Kemudian, korban membuat status di WhatsApp dengan kalimat "Jemput Oi,".
Melihat status korban, pelaku langsung merespon.
Baca juga: Rudapaksa Anak Kandungnya, Tukang Mainan di Cirebon Juga Minta Korban Bikin Video Syur
Pelaku menawarkan diri untuk menjemput korban.
"Jadi dia respon status korban, dia bilang biar dia saja yang jemput," kata dia.
Tidak berselang lama, pelaku langsung mendatangi korban.
Dengan berbonceng tiga, korban dan satu rekannya dibawa oleh pelaku.
Pelaku membawa korban dan rekannya menuju ke Simpang Rimbo.
"Pas di Simpang Rimbo, rekan korban diturunkan, dan korban dibawa ke arah Nes, Jambi-Muara Bulian," ujar dia.
Saat itu, pelaku mengatakan kepada korban ingin singgah ke rumah temannya.
Namun, setibanya di sebuah pondok kosong, di Jalan Ness, Jambi-Muara Bulian, pelaku langsung menurunkan korban.
Saat itu, pelaku langsung mendorong ke lantai dan langsung menjalankan aksi bejatnya.
Baca juga: Sebelum Rudapaksa Dua Siswi SMP, 5 Pemuda di Klapanunggal Bogor Cekoki Korban dengan Minuman Keras
Korban sempat melakukan perlawanan dengan menggigit bahu pelaku dan berlari menghindari pelaku.
Namun, karena kondisi malam dan gelap, membuat korban kebingungan.
Pelaku mengancam korban dan mengatakan tidak akan ada yang bisa menolongnya.
Pelaku kembali melancarakan aksinya hingga beberapa kali kepada korban yang tak berdaya.
"Setelah menjalankan aksinya, pelaku kemudian mengantarkan korban kembali ke rumahnya," ucap dia.
Pelaku ditangkap polisi
Atas kejadian itu, polisi berhasil menangkap pelaku persetubuhan terhadap anak di bawah umur tersebut.
"Dia ini sopir truk batubara dan juga tukang panen sawit," jelas dia dikonfirmasi, Minggu (27/11/2022).
Hingga saat ini, pelaku mendekam di balik jeruji besi Mapolda Jambi.
Tim penyidik masih melengkapi berkas perkara pelaku.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ilustrasi-perkosaan_20160206_095251.jpg)