Gempa Bumi Cianjur

Kebutuhan Warga di Pengungsian Gempa Cianjur Serba Kekurangan: Mandi Kotor Tambah Lagi Penyakit

Ketua RT Kampung Cisarua, Desa Serampad, Cugenang, Cianjur, Jawa Barat Ujang Mulyana mengatakan warganya yang terdampak gempa saat ini sangat membutuh

TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Kondisi pengungsian milik warga di Kampung Kebon Kawung, Desa Gasol, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Rabu (23/11/2022) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Korban gempa bumi Cianjur, Jawa Barat masih banyak yang belum tercukupi kebutuhannya di tenda pengungsian.

Bahkan, untuk mandi, mencuci hingga berwudhu pun masih terbatas.

Khususnya untuk kebutuhan air bersih pada warga yang terdampa gempa bumi ini masih memerlukan banyak bantuan.

Ketua RT Kampung Cisarua, Desa Serampad, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat Ujang Mulyana mengatakan warganya yang terdampak gempa saat ini sangat membutuhkan air bersih terutama untuk keperluan mandi.

"Warga perlu air bersih. Air sungai ada, tapi takut warga saya, sudah tahu gimana. Mandi kotor tambah lagi penyakit," ujar Ujang kepada Tribunnews ditemui di Desa Serampad, Rabu (30/11/2022).

Lebih lanjut, kata Ujang, hal lainnya yang juga dibutuhkan oleh warga adalah pembalut wanita dan juga popok. Mengingat banyaknya balita di posko korban gempa Desa Serampad.

Baca juga: Kesaksian Terbaru Bharada E Disorot, Sebut Ferdy Sambo Punya Ruangan Khusus untuk Simpan Senjata

"Pembalut juga, perlu pampers," tambah Ujang.

Seluruh warga Desa Serampad terdata dengan baik. Sehingga tidak ada warga yang statusnya hilang selama 10 hari pasca gempa.

Hingga saat ini, berdasarkan informasi Ujang, tercatat 49 warga Desa Serampad yang telah meninggal dunia menjadi korban Gempa Cianjur.

Sedangkan beberapa korban selamat masih ada yang mengalami luka ringan akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

"Ada yang sakit cuma luka-luka. Kalau luka parah sudah meninggal. Dokter ada yang stand by. Ibu hamil dan lansia aman," jelas Ujang.

Sementara, hingga saat ini mobil bantuan logistik dan keperluan untuk korban gempa masih hilir mudik di kawasan Cianjur dan sekitarnya termasuk ke Desa Serampad.

Diketahui, Komandan Distrik Militer 0608 Cianjur Letkol (Arm) Haryanto sebelumnya mengatakan jumlah korban jiwa akibat telah mencapai 327 jiwa hingga Selasa (29/11/2022).

Baca juga: Keselamatan Keluarga Sendiri Saja Belum Jelas Cerita Ujang Pimpin Posko Pengungsian Gempa Cianjur

Jumlah ini bertambah dibandingkan data hari sebelumnya tim SAR gabungan berhasil menemukan empat korban jiwa yang sebelumnya berstatus hilang.

"Tentang korban jiwa di mana sampai dengan waktu sekarang jam sekarang korban jiwa meninggal dunia sejumlah 327 jiwa, hasil pencarian sampai dengan Selasa 29 November ditemukan sejumlah 4 jiwa," kata Haryanto dalam konferensi pers, Selasa sore.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Warga Korban Gempa Cianjur Perlu Bantuan Air Bersih

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved