Tak Mau Rujuk, WNA Pakistan Bunuh Mantan Istri di Mushola Tokonya, Dihukum 18 Tahun Penjara

Pada sidang sebelumnya, Zahoor dituntut hukuman penjara selama 19 tahun. Zahoor terbukti secara sah dan meyakinkan menghabisi nyawa mantan istrinya

net
ilustrasi, WNA asal Pakistan tega membunuh mantan istrinya karena tidak mau rujuk 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Nasib WNA asal Pakistan harus pasrah menerima hukumannya di Indonesia.

WNA Pakistan itu dapat hukuman selama 18 tahun penjara karena menghabisi nyawa mantan istrinya.

Pelaku yang bernama Zahoor (51) menghabisi mantan istrinya yang bernama Juju Juariyah (45) yang merupakan warga Kampung Godebag, Desa Tanjungkerta, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Hakim ketua Dewi Rindaryati menghukum Zahoor selama 18 tahun dipotong masa tahanan, Rabu (29/11/2022) sore.

Pada sidang sebelumnya, Zahoor dituntut hukuman penjara selama 19 tahun.

Zahoor terbukti secara sah dan meyakinkan menghabisi nyawa mantan istrinya tersebut.

Baca juga: Buang Sampah Sembarangan di Jalan Raya Bogor, Puluhan Warga Kena Hukum Petugas DLH

Dalam amar putusannya, Dewi mengungkapkan, Zahoor menghabisi nyawa istrinya di rumah korban pada dini hati di bulan Februari 2022.

Pagi harinya, korban ditemukan dengan luka menganga di leher.

Juju tergeletak di Mushola toko kelontongnya.

Zahoor nekat menghabisi nyawa istrinya karena kesal permintaannya untuk rujuk ditolak mentah-mantah oleh korban.

Zahoor gelap mata dan membunuh mantan istrinya tersebut secara keji.

Setelah itu korban pergi dengan menaiki motor milik korban.

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Warga Pakistan di Tasikmayala Dihukum 18 Tahun, Habisi Mantan Istri yang Tolak Rujuk

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved