Polisi Tembak Polisi

Bantah Keterangan Saksi, Hendra Kurniawan Tunjukkan Surat Perintah Amankan CCTV dari Ferdy Sambo

Surat perintah (Sprin) pengamanan CCTV Duren Tiga kepada Agus Nurpatri dan Hendra Kurniawan akhirnya muncul dalam persidangan di PN Jaksel.

Editor: Vivi Febrianti
Youtube/Kompas TV
Surat perintah (Sprin) pengamanan CCTV Duren Tiga kepada Agus Nurpatri dan Hendra Kurniawan akhirnya muncul dalam persidangan di PN Jaksel. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Surat perintah (Sprin) pengamanan CCTV Duren Tiga kepada Agus Nurpatri dan Hendra Kurniawan akhirnya muncul dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (1/12/2022).

Hal itu terungkap dalam kesaksian Wakil Kepala Detasemen C Biro Paminal Divisi Propam Polri, AKBP Radite Hernawa.

Sprin itu pun ditunjukkan pengacara kedua terdakwa yakni Henry Yosodiningrat.

Adapun sprin itu diterbitkan pada hari pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J pada 8 Juli 2022.

Sprin itu dibuat oleh  Ferdy Sambo yang saat itu menjabat Kadiv Propam Polri.

Awalnya, Henry Yosodiningrat mempertanyakan keterangan Radite di dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) soal tindakan kliennya mengambil  CCTV disebut tak seusai dengan peraturan.

Hal itu karena tak ada surat perintah dalam pengamanan  CCTV tersebut.

“Di halaman 17 kamu menerangkan tindakan HK dan ANP tidak sesuai dengan peraturan Kapolri dan Perkadiv dalam menangani kasus ini. Kedua tindakan Chuck jabatan ini dan Baiquni gak sesuai tuposki tanpa menjelaskan pasal dan bunyi. Jawaban ini atas penjelasan ada 10 halaman. Apa penjelasan yang bisa disimpulkan bahwa perbuatan tidak sesuai dengan tupoksi?” kata Henry.

“Dalam penyampaian penjelasan dalam penyidik tidak pernah disampaikan adanya laproan informasi atau surat perintah,” jawab Radite.

Lalu, Henry pun menunjukkan sprin pengamanan  CCTV yang dikeluarkan oleh Sambo.

Namun, saat itu Radite mengaku tidak pernah ditunjukkan sprin tersebut saat diperiksa oleh penyidik Bareskrim Polri.

“Kalau saya lihat ada Sprin atau laporan informasi khusus tugas penyelidikan full bucket dan mengklarifikasi kebenaran di wilayah hukum Polda Metro Jaya, koordinasi dengan Div Propam dan instansi terkait, apakah jawaban begini?," tanya kuasa hukum.

Baca juga: Ketika Bharada E Semprot Pengacara Kuat Maruf Soal Sarung Tangan: Tanya ke Pak FS, Bukan Saya!

“Tidak diperlihatkan (Sprin saat itu),” kata Radite.

“Kalau dilihatkan sama jawabannya?" tanya kuasa hukum.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved