Diduga Hilang Konsentrasi, Truk Senggol Motor Hingga Naik ke Trotoar di Cibinong Bogor

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Angga Nugraha menjelaskan peristiwa truk dengan nomor polisi AA 8393 BJ oleng.

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Yudistira Wanne
Istimewa
Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit truk dan satu unit kendaraan roda dua di Jalan Raya Jakarta Bogor, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, (Dok Satlantas Polres Bogor) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Satu unit truk colt diesel mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Jakarta Bogor, Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Kejadian yang melibatkan kendaraan roda dua tersebut terjadi sekira pukul 14.30 WIB.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Angga Nugraha menjelaskan, sebelum peristiwa itu terjadi, kendaraan truk dengan nomor polisi AA 8393 BJ bergerak dari arah Bogor menuju Jakarta.

Saat tiba di lokasi kejadian, diduga sopir truk hilang konsentrasi ketika berusaha menghindari benturan dengan kendaraan roda dua yang berada di depannya.

Namun sayang, benturan tak bisa terhindarkan lagi, bagian belakang kiri sepeda motor tetap tersenggol oleh bagian bumper depan truk.

"Saat kejadian pengemudi truck membantingkan stir ke kanan lalu naik ke trotoar jalan, kemudian menabrak tembok tanaman yang berada di median pemisah jalan," ujarnya melalui keterangan tertulis, Kamis (1/12/2022).

Ipda Angga Nugraha melanjutkan, setelah kensaraan tersebut hilang kendali, akhirnya truk berwarna biru tersebut terhenti pada tiang penerangan jalan umum (PJU).

Akibat kejadian tersebut, pengendara roda dua LY (38) yang tersenggol oleh kendaraan besar tersebut mengalami luka ringan dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan pertama.

"Pengendara roda dua mengalami luka memar di lengan kanan dan sesak dada sebelah kanan, di bawa ke RS Trimitra," katanya.

Dari hasil analisa yang dilakukan oleh petugas kepolisian, kata dia, berdasarkan keterangan para saksi kecelakaan tersebut disebabkan adanya dugaan kelalaian dari pengemudi truk.

Akibat kejadian itu, kerugian yang ditaksir mencapai Rp 10 juta.

"Pengemudi truck tidak dapat mengendalikan laju kendaraan nya dan tidak hati-hati, sehingga naik trotoar dan menabrak tembok tanaman pembatas median pemisah jalan dan posisi kendaraan terhenti pada tiang PJU, sehingga menjadi penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas," ungkapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved