Bangun 516 Kios di Rest Area Gunung Mas Puncak, Pemkab Bogor Bebaskan Biaya Sewa Untuk Pedagang

Terdapat 516 kios yang berada di area tersebut diperuntukkan bagi relokasi pedagang kaki lima di Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. Bangunan-bangunan

TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Kios pedagang di Rest Area Gunung Mas, Puncak Bogor. Setidaknya terdapat 516 kios yang berada di area tersebut diperuntukkan bagi relokasi pedagang kaki lima di Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Pembangunan Rest Area Gunung Mas kembali dilanjutkan agar dapat terselesaikan pada akhir tahun ini.

Bangunan-bangunan yang terlihat sangat banyak tersebut merupakan kios yang akan menampung para pedagang.

Terdapat 516 kios yang berada di area tersebut diperuntukkan bagi relokasi pedagang kaki lima di Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.

Plh Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin) Kabupaten Bogor, Dedi Henardi menerangkan, para PKL yang akan mengisi kios-kios tersebut tidak akan dikenakan biaya sewa.

"Engga sewa, karena karena kami menertibkan pedagang atau relokasi, diberikan tempat, paling untuk air dan listrik," ujarnya saat dijumpai TribunnewsBogor.com, Kamis (8/12/2022).

Baca juga: Rest Area Gunung Mas Puncak Direncanakan Rampung Desember 2022 Ini, Bakal Diresmikan Jokowi

Pemkab Bogor pun mengkonsep Rest Area Gunung Mas ini sebagai tempat wisata, dan akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Sayaga Wisata.

Di sana terdapat beberapa area yang bisa dijadikan sebagai tujuan salah satunya adalah menara pandang. Dari atas menara tersebut pengunjung bisa melihat landscape keindahan alam secara 360 derajat dari ketinggian.

"Konsepnya wisata kuliner, jadi semua di situ kayak pakaian, makanan, tempat nongkrong," katanya.

Saat ini, kata dia, progres pembangunan diatas lahan 7 hektar itu terus dikebut, dan diharapkan akan bisa beroperasi dalam waktu dekat.

"Progres 80 persen, Diharapkan akhir Desember ini rampung dan Januari 2023 bisa beroperasional," tandasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved