Ketua DPRD Rudy Susmanto Sebut Ada Hikmah dari Final Piala Dunia Qatar 2022

Euporia helatan akbar Piala Dunia Qatar 2022 masih begitu terasa dikalangan pecinta sepakbola diseluruh penjuru dunia

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto terkesan melihat pertandingan final Piala Dunia Qatar 2022, Rabu (30/11/2022). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRINBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Euporia helatan akbar Piala Dunia Qatar 2022 masih begitu terasa dikalangan pecinta sepakbola diseluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia.

Pertandingan final antara Argentia Vs Prancis yang begitu sengit menyita perhatian dan memberikan kesan mendalam Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto.

Menurutnya, pertandingan tersebut bukan sekedar pertandingan final belaka ataupun Argentina memang layak memenangkan pertandingan tersebut karena unggul dari berbagai aspek, akan tetapi ia menilai dari pertandingan tersebut banyak pelajaran yang bisa dijadikan motivasi dalam menjalani kehidupan bersosial.

Rudy Susmanto terkesan bagaimana kesebelasan  Tim Tango memperlakukan Messi yang menjadi Kapten kesebelasan. Menurut dia, punggawa Argentina menaruh rasa hormat yang bukan basa-basi kepada La Pulga. 

Demikian juga, gaya kepemimpinan Messi sebagai Pemain senior di timnas tersebut, sangat luwes dan mengayomi.

"Dari 15 gol Argentina di piala dunia 2022, Messi menyumbang tujuh gol dan tiga assist. Tiga gol Messi lahir dari penalti, itu cukup untuk membuktikan tim ini sangat mempercayai La Pulga, dan Messi sebagai pemimpin tidak egois, tapi mengedepankan kepentingan timnya untuk mengharumkan negaranya. Untuk kebanggaan rakyat Argentina," paparnya.

Adapun dari Prancis, kata dia, kita juga bisa mengambil pelajaran untuk bekerja luar biasa membalikan keadaan sulit. 

Tim Ayam Jago ini, kata Rudy Susmanto, masih bisa menegakan kepala, meskipun gagal mempertahankan gelar juara dunia.

"Kadang kita berada dalam posisi sulit, peluang kita menipis. Tapi, kerja keras akan menjaga harapan kita, dan meskipun kita gagal, setidaknya kita telah mengupayakan yang terbaik yang kita bisa," katanya.

Yang tak kalah penting, menurutnya adalah menerima apapun hasil akhir dari kontestasi.

Yang kalah kata Rudy, tidak usah mengutuk diri, dan yang menang tidak usah jumawa.

Pada akhirnya, semua harus menghormati hasil akhir dengan bijaksana.

"Kontestasi ada ruang dan waktunya, selebihnya kita harus mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan kita," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved