Kondangan ke Solo, Anies Baswedan Ditolak hingga Diusir Kelompok Pendemo: Enyahlah!
Kedatangan Anies Baswedan ke Kota Solo justru mendapat penolakan dari sejumlah orang. Bahkan Anies diusir lewat sebuah poster yang mereka tulis.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Belum lama ini Anies Baswedan mengunjungi Kota Solo.
Kedatangan Anies Baswedan itu untuk menghadiri pernikahan putra temannya yang merupakan dosen UNS Solo, Lukman Hakim.
Namun, kedatangan Anies Baswedan ke Kota Solo justru mendapat penolakan dari sejumlah orang.
Mereka bahkan sampai demo di Jalan Adi Soemarmo.
Sekelompok pendemo itu diperkirakan mencapai puluhan orang yang membentangkan poster dari kertas.
Mereka tampak mengenakan helm, topi dan penutup hoodie serta masker.
Isinya di antaranya 'Enyahlah Anies Basdwedan dari Kota Solo', 'Anies Dilarang Masuk' dan 'Wong Solo Tolak Politik Anies'.
Demo sekelompok orang itu tak lama, diperkirakan hanya sekira pukul 14.10-14.20 WIB.
Lukman Hakim mengaku cukup terkesan Anies Baswedan bisa menghadiri pernikahan putra pertamanya.
"Ya ini kan saya mantu. Mas Anies sama saya teman lama kemarin ngundang beliau eh kok hadir. bisa hadir Alhamdulillah hadir. Kalau tidak hadir tidak apa-apa karena sibuk banget," jelasnya kepada TribunSolo.com.
Lukman pun membenarkan, kawannya saat di UGM itu ditolak oleh sekelompok orang yang tak diketahui dari mana.
Anies ke Colomadu kata dia, untuk menghadiri pernikahan putranya di Ayam Ayam Resto.
"Dimana-mana terjadi seperti itu. Itu menurut saya dalam kompetisi kita di politik praktis banyak terjadi seperti itu," tuturnya kepada TribunSolo.com.
Ia pun tidak ingin mempermasalahkannya, karena itu bagian dari demokrasi di mana setiap orang bebas mengutarakan pendapatnya.
Baca juga: Pengamat: Duet Anies-Andika Akan Disetujui Nasdem, PKS dan Demokrat: Kemungkinan Besar Direstui AHY
"Penolakannya pengalaman saya di beberapa tempat memang by design," papar dia.
"Tapi prinsipnya kalau saya Mas Anies biasa saja. Demokrasi orang boleh tidak sepakat boleh tidak suka. Dibiarkan saja kita tidak punya kekuatan melarang," terangnya.
Anies kata Lukman, tidak ingin memecah belah selama proses Pemilu 2024 dan ingin relawan bersama membangun Indonesia.
"Pokoknya beliau tidak ingin ada konflik. Menjaga persatuan," tuturnya.
Sumber: WartakotaLive
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/anies-bs.jpg)