Peringati Hari Sejuta Pohon, Danone-AQUA Tanam 1000 Pohon Kopi Arabica di Ketinggian 1200 MDPL
Desa Cupunagara bukan hanya menyuguhkan pemandangan alamnya yang indah, tetapi kopi Cupunagara juga banyak dinikmati oleh para pencinta kopi.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Peringati hari sejuta pohon, Danone-AQUA lakukan penanaman pohon kopi di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (11/1/2023).
Kepala Pabrik AQUA Subang, Dwi Nofriyadi mengatakan bahwa sebanyak 1000 pohon kopi dengan jenis Arabica Sigararuntang ditanam di wilayah Cupunagara.
Wilayah tersebut merupakan daerah dataran tertinggi yang berada di Kabupaten Subang.
Dalam penanaman ini juga pihak Danone-AQUA bekerjasama dengan kelompok tani serta pemerintah Desa Cupunagara dan mitra.
"Selama ini Pabrik AQUA Subang serta pabrik-pabrik AQUA lainnya di Jawa Barat khususnya dan di Indonesia pada umumnya terus menjalin kerjasama yang baik dengan masyarakat di sekitar lokasi tempat kami beroperasi. Penanaman 1000 pohon kopi di Cupunagara ini merupakan suatu bentuk kolaborasi dengan masyarakat setempat. Dengan demikian kita dapat terus tumbuh dan berkembang bersama," ungkapnya.
Dengan pemilihan tanaman kopi ini dikarenakan pohon tersebut merupakan salah satu produk unggulan dari Desa Cupunagara yang berada di ketinggian 1200 meter dari permukaan laut (MDPL).
Selain itu, pihaknya juga akan mendukung Desa Cipunagara dengan mengembangkan kopi berbasis konservasi.
Sustainable Integration & Economic Development Senior Manager Danone Indonesia, Arif Wahyudin memaparkan adanya penanaman pohon kopi di Desa Cupunagara berupaya untuk pemberdayaan petani lokal yang berada di kawasan tersebut.
"Program penanaman kopi di Cupunagara ini dirancang sebagai upaya pemberdayaan petani sekaligus mendukung upaya konservasi, sejalan dengan cara kerja Danone untuk senantiasa menjaga lingkungan dimanapun Danone beroperasi. Program tidak hanya berhenti sampai pada pananaman pohon, namun juga dilanjutkan dengan pendampingan pasca panen sehingga mendapatkan biji kopi berkualitas sampai aspek pemasaran produk kopi melalui brand KOPI TIRTO,” jelasnya.
Menurutnya, di Desa Cupunagara bukan hanya menyuguhkan pemandangan alamnya yang indah, tetapi kopi Cupunagara juga banyak dinikmati oleh para pencinta kopi.
Bahkan, kopi Cupunagara ini juga banyak diminati dan dibeli dari berbagai daerah di Indonesia.
"Program ini mempunyai tujuan dan sasaran yang jelas, untuk menjangkau pasar yang terbuka luas yang dapat langsung menyerap produk kopi unggulan Cupunagara. Hal ini jelas memberikan manfaat ekonomi untuk masyarakat Cupunagara," paparnya.
Dengan adanya kolaborasi ini, diharap dapat mengembangkan kopi berbasis konservasi di Desan Cupunagara.
Baca juga: Kolaborasi, Pemkot Bogor Gandeng Astra Kembangkan Kampung Tematik, Bima Arya Tanam Pohon Rambutan
Selain itu, ingin dapat membawa dampak sosial, lingkungan, dan ekonomi untuk masyarakat lebih sejahtera serta bumi pun dapat terawat dengan baik.
Sementara itu, Kepala Desa Cupunagara Wahidin Hidayat menambahkan, di lahan kawasan desanya ini bisa terbilang sangat luas, sehingga dapar ditanami dengan tanaman produktif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/arabica.jpg)