Travel
Belajar Sejarah di Museum PETA, Tempat Wisata Bogor yang Simpan Bukti-bukti Perjuangan Indonesia
Untuk kamu pecinta sejarah, ada tempat wisata bersejarah di Bogor yang wajib kamu kunjungi yaitu Museum PETA.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Ada beberapa tempat wisata di Bogor yang cocok bagi kamu pecinta wisata bersejarah.
Salah satu tempat wisata bersejarah di Bogor yang bisa dikunjungi adalah Museum PETA.
Di tempat wisata Bogor ini, tersimpan koleksi sejarah bukti-bukti perjuangan bangsa Indonesia.
Di sini kamu bisa melihat bagaimana tentara PETA berada di medan tempur melawan pasukan Jepang.
Sejarah Museum PETA
Kyodo Bo-ei Giyugun atau PETA ini adalah tentara pribumi yang dibentuk oleh Jepang yang dibentuk pada tanggal 3 Oktober 1943 dan berdasarkan pada maklumat Osamu Seirei No. 44.
Awalnya, tentara bentukan Jepang ini hanya disebut sebagai “Tentara Sukarela”. Namun pada pertengahan tahun 1944, masyarakat lebih menyebutnya tentara Pembela Tanah Air.
Pasukan PETA dibentuk oleh Jepang untuk membantu Jepang dalam peperangan Asia Timur Raya. Namun beralih tujuan yaitu melawan Jepang dan memiliki peran penting dalam proses kemerdekaan bangsa Indonesia.
Tentara PETA yang merupakan orang pribumi ini menjadi tentara kebangsaan Indonesia dan di Kota Bogor inilah pertama kali dibentuknya para taruna.
Dengan pembentukan taruna ini kemudian melahirkan perwira-perwira Tentara Kebangsaan Indonesia yang akan melakukan gerakan persiapan Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia. Kemudian terbentuklah Badan Keamanan Rakyat (BKR) yang menjadi cikal bakal Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Salah satu mantan perwira PETA yang sempat merasakan pelatihan di kompleks ini adalah Presiden kedua yaitu, Bapak H. M. Soeharto.
Museum PETA yang sebelumnya menjadi pusat pendidikan PETA di serahkan ke pemerintah Indonesia setelah Konferensi Meja Bundar. Lalu dijadikan Pusat Pendidikan Zeni Angkatan Darat pada tahun 1952.
Pada tahun 1955, YAPETA atau Yayasan Pembela Tanah Air membuka bangunan ini menjadi Monumen dan Museum PETA.
Rancangan pendirian museum PETA ini dimulai pada tanggal 14 November 1993 dengan peletakan batu pertamanya oleh Bapak Umar Wirahadikusumah yang merupakan Wakil Presiden Republik Indonesia pada masa itu, selain itu beliau juga merupakan sesepuh YAPETA.
Kemudian gedung ini diresmikan sebagai Museum PETA pada tanggal 18 Desember 1995 oleh Presiden Republik Indonesia yang ke II yaitu Bapak H. M. Soeharto, beliau juga merupakan Perwira PETA Angkatan I.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/museum-peta-5.jpg)