Aksi Sadis Anak Pejabat Pajak

Detik-detik Pacar Mario Dandy Disebut Selfie Saat David Terkapar, Disuruh Angkat Kepala Lalu Direkam

Agnes pangku kepala David yang terkapar setelah dianiaya secara sadis oleh Mario Dandy Satriyo

Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Vivi Febrianti
Twitter
Agnes pangku kepala David yang terkapar setelah dianiaya secara sadis oleh Mario Dandy Satriyo 

TRIBUJNNEWSBOGOR.COM -- Isu soal pacar Mario Dandy Satriyo selfie di atas tubuh David saat terkapar akhirnya terjawab.

A yang masih berusia 15 tahun ini disebut-sebut sempat selfie setelah David terkapar.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam menerangkan dari hasil pemeriksaan, David ditolong oleh N, ibu dari rekan korban.

Ketika David terkapar karena dianiaya secara sadis oleh Mario Dandy Satriyo, N menyuruh A yang ketika itu ada di dekat mobil Rubicorn.

Menurut Ade, N menyuruh agar kepala David diletakkan di pangkuan A.

"Kemudian dari saksi saudari N yang menolong korban, N menyampaikan kepada anak saksi AG, untuk meletakan kepala korban ke pangkuan AG," jelas Kombes Ade Ary Syam.

Hal itu dilakukan untuk pertolongan pertama.

"Dalam rangka pertolongan, mengangkat kepalanya supaya aliran darah tidak masuk ke hidung," katanya.

Nah semua rangkaian tersebut kata Ade, justru direkam oleh S hingga muncul narasi bahwa A selfie setelah David terkapar.

"Kejadian itu didokumentasikan oleh tersangka S menggunkaan handphone MD (Mario Dandy)," jelas Kombes Ade Ary Syam.

Sementara kuasa hukum AG, Mangatta Allo mengatakan hal senada.

Buntut penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy Satrio (20) tak hanya berimbas pada sang ayah, tapi juga kekasihnya, AG (15).
Buntut penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy Satrio (20) tak hanya berimbas pada sang ayah, tapi juga kekasihnya, AG (15). (Kolase Ist)

"Pada saat korban ini sudah tergeletak, dia (AG) bukan selfie, dia memegang kepalanya (D) dan meminta pertolongan justru," kata Mangatta.

Mangatta berdalih, kliennya tidak menyuruh Mario Dandy Satriyo untuk menganiaya David.

"Klien kami tidak ada niatan untuk itu. Dan ini (penganiayaan) murni atas pilihan tersangka (Mario)," ujar katanya.

Adapun Mario Dandy Satriyo menganiaya David pada 20 Februari 2023 di Kompleks Grand Permata, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved