Aksi Sadis Anak Pejabat Pajak

'Saya Tidak Kuat' Cerita Ayah Shane Lukas Usai Jenguk David Korban Penganiayaan Mario Dandy

Anak petinggi GP Ansor tersebut saat ini masih menjalani perawatan intensif di ICU Rumah Sakit Mayapada.

Penulis: Damanhuri | Editor: Damanhuri
Kolase Tribun Bogor/ist/Tribun Jakarta
'Saya Tidak Kuat' Cerita Ayah Shane Lukas Usai Jenguk David Korban Penganiayaan Mario Dandy 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM --  David Ozora (17) korban penganiayaan anak pejabat pajak, Mario Dandy (20) hingga kini masih dirawat di rumah sakit.

Anak petinggi GP Ansor tersebut saat ini masih menjalani perawatan intensif di ICU Rumah Sakit Mayapada.

Kondisi David, saat ini masih sangat memprihatinkan usai dianiaya oleh Mario Dandy.

Saat ini, polisi pun sudah menetapkan tiga orang pelaku penganiayaan yakni Mario Dandy, Shane Lukas dan AGH (15) yang merupakan kekasih Mario Dandy.

Kondisi kesehatan David diungkapkan langsung Tagor Lumbantoruan.

Tagor diketahui merupakan ayah dari Shane Lukas, salah satu tersangka kasus penganiayaan.

Tagor bercerita, dirinya mengaku terpukul dengan kejadian yang menimpa korban dan juga putranya.

Menurutnya, sejak awal kejadian ia sudah berencana menjenguk David di rumah sakit.

Baca juga: Babak Baru Kasus Anak Pejabat Pajak, AG Kini Jadi Pelaku Penganiayaan, Pacar Mario Dandy Ditahan?

"Saya berniat dari awal, saya udah tahu berita kejadian ini menimpa anak saya dan David ini, saya berniat mau jenguk langsung di hari pertama," kata Tagor di RS Mayapada, Jakarta Selatan.

Namun, hal itu ia batalkan lantaran mendapat kabar jika David belum bisa dijenguk.

Sehingga, ia didampingi kuasa hukumnya baru bisa melihat langsung David pada Jumat (3/3/2023).

"Saya dengar beritanya juga, yang saya dapatkan masih seperti itu dan nggak bisa diperbolehkan melihat," kata

Saat ini, ia hanya bisa mendoakan agar David bisa kembali pulih seperti sebelumnya.

"Di dalam doa saya selalu berempati melihat keadaan ini. Saya tidak kuat, saya tidak mampu melihat kejadian ini karena anak saya juga tidak tahu apa-apa," ujar Tagor.

Tersangka Shane Lukas (19) dengan mengenakan baju tahanan akhirnya membongkar sosok asli Mario Dandy, tersangka utama penganiayaan David. Keterangan dari Shane bertentangan dengan uraian yang disampaikan Kapolres Metro Jakarta Selatan
Tersangka Shane Lukas (19) dengan mengenakan baju tahanan akhirnya membongkar sosok asli Mario Dandy, tersangka utama penganiayaan David. Keterangan dari Shane bertentangan dengan uraian yang disampaikan Kapolres Metro Jakarta Selatan (Tribunnews.com)

"Jadi aku pengen si David ini berdoa sama Tuhan biar sembuh, biar cepat pulih. Biar semua persoalan ini tahu dan terang benderang, itu aja empati saya," tambahnya.

Disisi lain, ia berharap anaknya yang kini menjadi tersangka diproses secara adil sesuai dengan fakta.

"Harapan saya buat anak saya kalau boleh ya seadil-adilnya sesuai dengan fakta yang saya ketahui bahwa dia sebagai saksi. Dan doa saya paling utama khusus David, semoga segera sembuh. Semoga doa saya diterima Tuhan semuanya untuk David segera sembuh, juga orang tuanya selalu sehat," jelas Tagor.

Baca juga: Mario Dandy Sempat Dihampiri Sekuriti Saat Suruh David Push Up, Pacar AG Berbohong Ngaku Sedang COD

Shane Lukas yang merupakan teman Mario Dandy Satriyo terseret kasus penganiayaan David.

Shane Lukas dijerat dengan pasal 355 KUHP tentang penganiayaan berat dengan perencanaan.

Ancaman hukuman dalam Pasal 355 KUHP yaitu 12 tahun penjara.

Peran AG Diungkap Shane Lukas

Pengacara Shane Lukas, Happy Sihombing, mengungkapkan peran AGH saat tindakan penganiayaan terjadi.

Shane menyebut AGH termasuk orang yang ikut merekam aksi penganiayaan brutal oleh Mario terhadap David.

AGH merekam tindakan penganiayaan itu menggunakan ponselnya sendiri.

"Setelah dikonfirmasi (ke Shane), jadi itu sudah A1 setelah ditanya lagi, si AG (rekam) pakai HP-nya sendiri," kata Happy.

Baca juga: Bikin Geram, Mario Dandy Bikin David Terkapar Usai Tendangan Free Kick, Polisi Ungkap Fakta Ini

Shane juga mengatakan, kekasih Mario Dandy itu tidak menolong David.

Shane hanya melihat seorang wanita diduga ibu dari teman David berinisial N yang memberikan pertolongan kepada korban.

"Tadi ceritanya (Shane) sih (AG) enggak (menolong David). Ada juga ibu-ibu, tapi klien saya nggak tahu. Yang jelas dia penduduk di situ," ungkap Happy.

Pengakuan Shane ini pun bertolak belakang dengan keterangan yang pernah disampaikan Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Ary Syam Indradi.

Ungkapan penyesalan Mario Dandy usai lakukan penganiayaan dibeberkan penyidik kepolisian. Begini kabar terbaru David, korban Mario usai tak sadarkan diri selama berhari-hari
Ungkapan penyesalan Mario Dandy usai lakukan penganiayaan dibeberkan penyidik kepolisian. Begini kabar terbaru David, korban Mario usai tak sadarkan diri selama berhari-hari (kolase Tribunnews)

Ade Ary Syam mengatakan, AGH sempat menolong David dengan cara mengangkat kepala David ke pangkuannya.

Hal ini dilakukan agar darah tidak mengalir ke hidung korban.

Bentuk pertolongan ini merupakan permintaan ibu dari teman korban berinisial N yang menjadi orang pertama yang memberikan pertolongan kepada David.

Hal senada juga disampaikan kuasa hukum AGH, Mangatta Toding Allo yang mengatakan, kliennya meminta pertolongan melihat kondisi David.

Menurutnya, AGH memegang kepala David karena merasa sedih melihat kondisi korban setelah dianiaya.

"Dia menyampaikan ke kami, pada saat korban ini sudah tergeletak, dia bukan selfie."

"Dia memegang kepala David dan meminta pertolongan," ucap Mangatta, Jumat (24/2/2023) dikutip dari Tribun Jakarta.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved