Pemutilasi di Sleman Beraksi Saat Keduanya Sedang Berhubungan Badan, Siapkan Pisau di Balik Selimut

Kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap wanita berinisial AI (34) di Sleman, Yogyakarta, akhirnya terungkap seiring dengan tertangkapnya pelaku

|
Editor: Reynaldi Andrian Pamungkas
Istimewa/kolase Tribun Jogja
tampang pelaku mutilasi di Sleman dan keluarga korban murilasi yang sedang memakamkan anaknya di TPU dekat kediaman korban 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Akal licik Heru Prasetyo (23), pelaku mutilasi di Sleman, Yogyakarta ternyata sudah memiliki rencana jahatnya sedari awal.

Bahkan, pelaku juga sempat menjemput korban sebelum dibawanya ke wisma yang menjadi tempat pembunuhan.

Selain itu, Heru juga sudah menyiapkan senjata tajam di ruang kamar itu.

Kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap wanita berinisial AI (34) di Sleman, Yogyakarta, akhirnya terungkap seiring dengan tertangkapnya pelaku Heru Prasetyo (23).

Diketahui, pembunuhan dan mutilasi terungkap setelah jasad korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di penginapan kamar nomor 51, Pakembinangun, Pakem, Sleman pada Minggu (19/3/2023) dini hari.

Tak butuh waktu lama, polisi pun menangkap pelaku Heru Prasetyo alias HR di rumah kerabatnya, Temanggung, Jawa Tengah, Selasa (21/3/2023).

Dari penangkapan HR, terungkap bila pelaku sudah merencanakan pembunuhan terhadap AI setelah dirinya terlilit utang pinjaman online atau pinjol.

HR yang sehari-hari bekerja mengurus tenda di wilayah Ngemplak, Sleman.

Sepucuk surat yang ditulis pelaku dan ditinggalkan di mess tempat pelaku bekerja menjadi petunjuk bagi kepolisian untuk menangkap pelaku yang sudah kabur ke wilayah Temanggung.

HR diketahui sudah 5 tahun bekerja di tempat usaha sewa tenda.

HR selama ini dikenal pemilik tempat usaha tenda sebagai pribadi yang baik.

Namun, dalam dua tahun terakhir HR berubah menjadi pribadi yang tertutup.

Perubahan prilaku HR yang menjadi tertutup dipicu karena terlilit utang pinjol.

Baca juga: Beda Rencana Korban Mutilasi di Sleman dengan Pelaku Setelah Lebaran 2023, Ada yang Tak Mau Kerja

Ia terlilit utang pinjo dari tiga aplikasi senilai Rp 8 juta.

Hal itu lah yang membuat HR tega menghabisi wanita berinisial AI yang dikenalnya melalui media sosial Facebook pada November 2022 lalu.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved