Dedie Rachim Bocorkan Konsep Megah Bumi Ageung Batutulis Bogor, Terintegrasi dengan Stasiun

Dedie Rachim menerangkan Bumi Ageung Batutulis bukanlah museum, melainkan fasilitas penunjang bagi pengunjung prasasti Batutulis.

Editor: Ardhi Sanjaya
Istimewa/Pemkot Bogor
Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim bocorkan kemegahan Bumi Ageung Batutulis 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pemerintah Kota Bogor akan membangun Bumi Ageung Batutulis di kawasan situs prasasti Batutulis.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim menerangkan Bumi Ageung Batutulis bukanlah museum, melainkan fasilitas penunjang bagi pengunjung prasasti Batutulis.

"Hanya sebuah tempat, tujuannya memfasilitasi masyarakat yang mungkin ke Batutulis tidak lengkap narasinya, tidak ada penjelasan substansi kesejarahannya, nah sekarang kita buatkan itu," jelas Dedie.

Bumi Ageung Batutulis berlokasi di Jalan Batutulis, tepatnya di bekas bangunan SDN Batutulis 2 dan 3 dengan luas lahan 3.248 meter.

Menurut Dedie Rachim, pembangunan Bumi Ageung Batutulis akan dimulai tahun ini.

"Diresmikan Desember 2023," katanya.

Kata Dedie, pembangunan Bumi Ageung Batutulis menelan biaya Rp 16 miliar anggaran dari Dinas Pariwisata.

Gapura yang disoroti di Bumi Ageung Batu Tulis karena bernuansa Majapahit, Jumat (26/5/2023).
Gapura yang disoroti di Bumi Ageung Batu Tulis karena bernuansa Majapahit, Jumat (26/5/2023). (TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat)

Pemerintah Kota Bogor memang tengah gencar merencanakan penataan kawasan Batutulis.

"Jadi memang dalam perencanaannya kita akan membuat kawasan Batutulis lebih representatif," katanya.

Menurut Dedie, tahun 2023 ini Balai Besar Perkeretapian akan menyelesaikan pembangunan underpass dan revitalisasi Stasiun Batutulis.

Dalam penataan ini juga, akan dibangun jembatan penyeberangan orang (JPO) dari Lawanggintung menuju Stasiun Batutulis.

Tujuannya adalah mengurangi beban jumlah masyarakat beraktivitas di tengah Kota Bogor.

"Supaya masyarakat saat double track atau KRL masa depan difungsikan, bisa mengakses KRL tanpa harus masuk Kota Bogor," kata Dedie Rachim.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved