MUI: Tak Ada Alasan Bagi Umat Islam untuk Tidak Menerima Pancasila

Setiap tanggal 1 Juni, masyarakat Indonesia memperingati hari lahirnya Pancasila sebagai ideologi negara.

Tayang:
Editor: Yudistira Wanne
Istimewa
KH Ahmad Zubaidi saat berbicara kepada awak media. 

Selain itu, Islam juga mengajarkan persatuan ukhuwah Islamiyah (saudara seiman), ukhwah watoniyah (saudara sebangsa), ukhwah basariah (saudara dalam kemanusiaan) yang dilandasi dalam Surat Al Hujurat ayat 13.

Artinya mana Allah telah menciptakan manusia bersuku berbangsa-bangsa dan agar saling kenal.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini juga mengungkapkan bahwa Islam mengajarkan wasawirhum fil amri bermusawarahlah dengan mereka dalam suatu persoalan.

Prinsipnya adalah mencari solusi win-win solution karena wasathi, moderat di tengah-tengah mencari jalan tengah.

Oleh karena itu, MUI menyatakan pendapat bahwa Pancasila merupakan ideologi negara yang bisa dipedomani oleh semua warga bangsa termasuk umat Islam. Jadi, bagi umat Islam tidak ada alasan untuk tidak menerima Pancasila.

Ia menambahkan, dalam Islam konsep keadilan sangat dijunjung tinggi.

Banyak ayat maupun hadits yang menyerukan agar saling berbuat baik kepada orang lain.

Wataawanu alal birri wattaqwa wala taawanu alalismi wal udwan, tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan (Al Maidah: 2).

“Konsep zakat misalnya. Hal ini dilakukan rangka memeratakan keadilan sosial, ekonomi supaya harta benda itu tidak hanya menumpuk pada orang-orang kaya saja tapi bisa menyebar ke seluruh umat manusia, ini jelas sangat sesuai dengan Islam,” ucap Kiai Zubaidi.

Menurut Kiai Zubaidi, tujuan syariat Islam ialah maqosid syariah, yakni membangun atau mewujudkan kemaslahatan di tengah kehidupan manusia. Jadi apapun yang dibangun dalam kehidupan, ujungnya adalah kemaslahatan. Seseorang punya ego tertentu, tapi tidak membangun kemaslahatan, berarti tidak sesuai dengan tujuan syariat.

Dengan Pancasila, katanya, masyarakat damai dan bersama, hidup indah, ibadah bebas sesuai dengan ajaran agamanya masing-masing. Itu adalah sebuah rahmah. Ini merupakan hasil perwujudan di mana kita disatukan dengan Pancasila, saya kira luar biasa masyaallah.”

Untuk itu, Kiai Zubaidi menyerukan agar nilai nilai Pancasila dapat diilhami dan implementasikan, tidak hanya menjadi jargon belaka. Hari Lahir Pancasila ini dapat menjadi momentum untuk mengingat perjuangan leluhur bangsa untuk mempersatukan Indonesia.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
5 - 1
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved