SDN Polisi 4 Kota Bogor Kenalkan Lingkungan Sekolah di Hari Pertama Masuk, Totalnya Sampai 800 Siswa

Ratnayanti menambahkan, beragam progam sudah disusun dan disesuaikan dengan jenjang kelas.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Hari pertama masuk sekolah di SDN Polisi 4, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin (17/7/2023). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH -  Hari pertama masuk sekolah usai libur panjang disambut antusias oleh para siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Polisi 4, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Terutama, oleh para siswa yang baru naik jenjang ke kelas 1.

Namun, di SDN Polisi 4 ini tidak langsung belajar melainkan terlebih dahulu diperkenalkan lingkungan sekolah atau biasa disebut masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS).

MPLS ini tidak hanya diberikan kepada siswa kelas 1 melainkan kelas 2-6 juga mengikuti MPLS kembali selama 10 hari.

"Untuk kelas 1 mengikuti MPLS 10 hari sesuai instruksi Disdik. Dari kelas 1-6, sekarang program MPLS kelas 1-6," kata Kepala SDN Polisi 4, Ratnayanti saat dijumpai di SDN Polisi 4, Senin (17/7/2023).

Ratnayanti menambahkan, beragam progam sudah disusun dan disesuaikan dengan jenjang kelas.

Kelas 1 yakni diisi dengan materi pengenalan lingkungan, guru, sesama teman.

Kelas 2 sampai kelas 5 materinya hampir sama yakni pengenalan juga sama lingkungan temannya. 

Namun, untuk jenjang kelas 2 sampai kelas 5, diberikan beberapa materi tambahan.

"Materinya tentang pembacaan surat pendek, kepramukaan, lagu wajib nasional, dan profil P5. Kami terapkan sesuai kurikulum," jelasnya.

Jika ditotal, siswa yang mengikuti MPLS ini berjumlah 800 siswa.

"Kelas 1 ada 112. Total gabungan semua kelas 800 lebih," ujarnya.

Untuk antusiasme sendiri, Ratyanti mengakui, bahwa hari pertama sekolah ini sangat disambut antusias terutama oleh para orang tua.

Bahkan, yang sedianya orang tua hanya mengantar sampai depan gerbang sekolah, untuk hari pertama ini sampai ada yang masuk ke dalam sekolah.

"Namanya antusias orangtua bisa menyekolahkan di sekolah kami. Sebenarnya kami sudah atur, tapi tetap namanya orangtua ingin masuk ke dalam karena masih pertama ya. Tapi ke depan kita akan atur lagi cuma sampai gerbang. Namanya awal, masih antusias," tambahnya.

 
 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved