Festival Merah Putih 2023 di Kota Bogor Bebas Atribut Politik, Digelar Satu Bulan Penuh
Hal itu dilakukan untuk memastikan tidak adanya kepentingan suatu golongan. Di FMP 2023, dipastikan tidak ada ruang bagi Politik serta partai politik
Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Ardhi Sanjaya
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Atribut politik serta partai peserta Pemilu 2024 dipastikan tidak terlihat saat helaran Festival Merah Putih (FMP) pada tanggal 1-31 Agustus 2023.
Hal itu dilakukan untuk memastikan tidak adanya kepentingan suatu golongan.
Di FMP 2023, dipastikan tidak ada ruang bagi Politik serta partai politik.
"Berusaha dan pastikan dan ga ada kepentingan sebuah golongan. Pastikan ga ada atribut menampilkan bendera dari mana pun," kata Ketua Pelaksana FMP Benyamin Mbooh, Jumat (28/7/2023).
Pria yang kerap disapa Om Ben ini memang tidak menampik bahwa FMP 2023 ini sangat berat.
Apalagi, saat ini, sudah memasuki tahun politik.
"Tidak ingin ada kepentingan apapun selain nasionalisme dan kebangsaan," tambahnya.
Dirinya memastikan, akan terus berupaya menghilangkan hal itu di FMP 2023 nanti.
"Pestanya gotong royong dan kami sadar ini tahun politik. Kami ingin warga guyub ga terpecah belah," ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, bahwa FMP 2023 ini sangatlah berbeda.
"Tahun ini yang berbeda adalah momentum karena bertepatan dengan tahun politik," kata Bima Arya.
Di tahun politik ini, masyarakat Kota Bogor sendiri dihadapkan dengan beragam ujian.
"Momentum dimana kita dihadapkan dengan beragam ujian. Terutama kebersamaan dan kebangsaan," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/FMP-2023-siap-kembali-digelar-satu-bulan-penuh-di-Kota-Bogor.jpg)