Dirazia Petugas, PSK dan Pria Hidung Belang di Warung Remang-remang Bekasi Kabur Kocar-kacir
Petugas mendatangi sejumlah warung remang-remang, kosan dan kontrakan yang disinyalir kerap dijadikan praktik mesum atau prostitusi,
Jiia terindikasi melanggar perda asusila akan dibawa ke tempat pembinaan Dinas Sosial Sukabumi, Jawa Barat.
"Kami akan terus gencarkan razia terhadap warung remang-remang maupun kosan dan kontrakan yang jadi tempat asusila," katanya.
Sementara Kapolres Metro Bekasi, Kombes Twedi Aditya Bennyahdi mengatakan, pihaknya tegas memberantas segala tindak prostitus di Kabupaten Bekasi.
Maka mereka akan berkoordinasi dengan Satpol PP Kabupaten Bekasi untuk melakukan razia.
"Kita engga bisa sendiri juga kan ya, oleh karena itu kami sudah komunikasi dengan Satpol PP buat razia," jata Twedi, pada Senin (31/7/2023).
Agar tidak ada kebocoran saat razia, kata Twedi, pihaknya akan melakukan razia secara random atau acak.
Selain itu juga waktunya dilakukan secara mendadak.
"Kita akan lakukan pemeriksaan kontrakan maupun kos-kosan secara random dan mendadak," katanya.
Dia juga meminta warga melaporkan jika menemukan indikasi rumah kontrakan menjadi prostitusi online atau open BO.
Sebab, praktik open BO seringkali menggunakan tempat kosan maupun kontrakan.
"Masyarakat juga harus memperhatikan lingkungan kontrakan juga atau kosan yang mungkin ini dilakukan untuk open BO," kata Twedi.
Ia juga mengimbau agar semua kalangan menghindari kegiatan prostitusi tersebut. Apalagi sangat jelas melanggar hukum dan dapat dijerat pidana.
"Imbauan kami kepada para semua kalangan dan usia diimbau untuk menghindari kegiatan prostitusi karena itu melanggar hukum. Dan bisa terjerat pada sindikat yang menyebabkan luka pada diri sendiri," imbuhnya.(maz)
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul PSK dan Hidung Belang Kocar-kacir Saat Dirazia Petugas di Warung Remang-remang dan Kosan di Bekasi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/psk-diciduk-pol-pp.jpg)