Polisi Tembak Polisi
Pantas Marah-marah Baca Chat dari Akun Fake Ferdy Sambo, Ternyata Adik Brigadir J Difitnah Begini
Bripda Reza Hutabarat adik Brigadir J marah membaca chat dari akun fake Ferdy Sambo di media sosial. Reza pun mengurai klarifikasi
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Adik mendiang Brigadir J, Reza Hutabarat mengamuk saat mendapat pesan dari fake account atau akun palsu.
Akun yang mengatasnamakan dirinya Ferdy Sambo itu menyentil Reza Hutabarat soal kejadian berdarah di kamar mandi. Reza Hutabarat pun meradang.
Adik Brigadir J, Mahareza Rizky Hutabarat emosi mendapatkan pesan dari sebuah akun palsu atau fake yang mengatasnamakan Ferdy Sambo.
Di dalam pesan tersebut, akun fake menceritakan soal insiden di kamar mandi yang hampir mencelakakan nyawa Reza.
Sebelum ada pesan tersebut, Reza dan keluarga besarnya sedang kecewa dengan keputusan Mahkamah Agung meringankan hukuman pembunuh Brigadir J.
Ferdy Sambo dari hukuman mati menjadi seumur hidup, Putri Candrawathi dari 20 tahun bui menjadi 10 tahun.
Sementara Kuat Maruf menjadi 10 tahun, dan Ricky Rizal menjadi 8 tahun.
Sementara itu Bharada E alias Richard Eliezer dari satu tahun enam bulan kini sudah bisa menghirup udara bebas.
Tentu saja kabar ini sangat menyakitkan bagi keluarga Brigadir J.
Baca juga: Kamaruddin Simanjuntak Lesu Ferdy Sambo Batal Dihukum Mati, Mantan Rekan Brigadir J Asyik Berjoget
Keluarga ingin hukuman maksimal diterima para pelaku pembunuhan Brigadir J setahun silam.
Bahkan ayahanda Brigadir J, Samuel Hutabarat merasa bak kena petir di siang bolong setelah mendapat kabar ini.
"Seperti kena petir di siang bolong," ucapnya dalam sebuah wawancara di Kompas TV, Rabu (9/8/2023).
Di sisi lain, Reza Hutabarat mengunggah sebuah pesan yang dikirim akun fake Ferdy Sambo di Instagramnya.
Dalam pesan tersebut, akun fake menceritakan soal insiden di kamar mandi diduga terjadi saat masih di rumah Ferdy Sambo.
"Dulu kamu jatuh dari kamar mandi siapa yang tolong? Kepala sampe berdarah-darah kalau bukan karena bapak dan ibu kamu juga sudah mati," kata akun fake tersebut.
Reza seketika emosi membaca pesan tersebut kemudian membalasnya.
Reza lantas membantah insiden di kamar mandi sampai membuat kepalanya berdarah.
Putra asli Medan itu rupanya kesal karena difitnah.
"Jangan sok tahu lu, sok tau kalau berani sini pakai akun asli,"
"Enggak ada kepala aku berdarah-darah dan asal kau tahu itu juga sudah beberapa hari baru abangku dan mereka tau jadi jangan asal bunyi kau paham," balas Reza.
Reza tak menampik memang pernah jatuh di kamar mandi, tetapi tak sampai berdarah-darah.
Lebih lanjut Reza bahkan menyebut insiden itu tak ada yang mengetahui sampai beberapa hari kemudian.
"Nggak ada waktu aku jatuh langsung ngomong ke siapa-siapa, sudah 3-4 hari berlalu baru abang ku tau, jangan sok tahu kau jadi manusia," kata Reza.
Reza pun menambahkan kala itu Brigadir J memintanya ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.
"Aku dipaksa sama abangku buat ke RS, bukan disuruh bapak itu kau tau itu ya," sambungnya.
Berdasarkan pantauan TribunJakarta.com, screenshoot chat tersebut sudah dihapus oleh Reza.
Sebelumnya, Reza juga sempat mengunggah kekecewaannya soal keputusan hukuman para pelaku pembunuhan Brigadir J diringankan.
Sambil mengunggah foto Brigadir J, Reza Hutabarat menyebut sebagai kaum yang lemah akan sulit melawan Ferdy Sambo.
"Bang dirimu lihat apa dari sana?
Lihat kenyataan yang begitu pahit di dunia ini ya?
Tak sesuai dengan apa yang kita inginkan ya bang?
Semua muda berubah bang
Pasti abang tahu apa yang terjadi di balik semua itu kan
Emang kita orang lemah susah buat ngelakuin sesuatu," tulis Reza Hutabarat.
Artikel ini telah tayang di Tribuntrends.com dengan judul ISI PESAN Akun Palsu Ferdy Sambo ke Adik Brigadir J, Sentil Kejadian di Kamar Mandi: Berdarah-darah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/reza-dilarang-lihat-jenazah-brigadir-j.jpg)