Tenang dan Enak Dipandang Tapi Telan Nyawa, Ini Penampakan Bendungan Cilegok di Bogor

Bendungan Cilegok di perbatasan Desa Tajur, Kecamatan Citeureup dan Desa Leuwikaret, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor ini menelan korban jiwa.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Penampakan Bendungan Cilegok di Kampung Odeng di wilayah perbatasan Citeureup - Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Kamis (24/8/2023). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CITEUREUP - Bendungan Cilegok di perbatasan Desa Tajur, Kecamatan Citeureup dan Desa Leuwikaret, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor ini menelan korban jiwa.

Di bendungan yang juga disebut bendungan Kampung Odeng ini pada Rabu (13/8/2023) terjadi musibah seorang pemancing tewas tenggelam.

Pantauan TribunnewsBogor.com, bendungan ini tampak cukup tenang dengan kondisi air jernih kehijauan.

Aliran air yang dibandung untuk irigasi pesawahan ini adalah Sungai Cileungsi di kawasan hulu yang belum tercemar.

Baca juga: Tercebur Saat Mancing, Pemuda di Citeureup Bogor Ditemukan Tewas Mengambang di Bendungan

Suasana di kawasan Sungai Cileungsi yang dibendung ini cukup damai ditambah suasana asri di sekitarnya.

Perkampungan pun terpantau tidak terlalu padat sehingga kondisinya jauh dari kebisingan lalu lintas kendaraan dan hiruk pikuk seperti di perkotaan.

Namun tenangnya aliran Sungai Cileungsi yang enak dipandang ini rupanya sudah menelan korban jiwa lebih dari korban.

Meski demikian, musibah di kawasan bendungan ini masih tergolong tidak terlalu sering terjadi.

"Kalau sepengetahuan saya yang meninggal di situ sudah dua orang," kata Lukman, Ketua RW setempat kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (24/8/2023).

Dia menjelaskan bahwa musibah tenggelam di bendungan ini pertama kali terjadi pada tahun 1980-an kemudian diikuti musibah pada 23 Agustus 2023 kemarin.

"Termasuk jarang (musibah tenggelam) di sini. Tapi sebelah sana (hilir), di atasnya (hulu) ada juga (yang kena musibah)," kata Lukman.

Terpantau aktivitas masyarakat sekitar bendungan berkedalaman sekitar 3 meter ini pun tak terlihat banyak sampai ke tengah sungai, kecuali di area pinggir sungai.

Diberitakan sebelumnya, seorang pemuda berinisial E (19) ditemukan tewas mengambang di Bendungan Kampung Odeng, Desa Tajur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Pihak Polsek Citeureup melaporkan temuan korban ini terjadi pada Rabu (23/8/2023) yang kemudian korban langsung dievakuasi oleh aparat Polisi, TNI, desa bersama warga.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved