Astaga! Penghuni 25.200 Rumah di Kota Bogor Masih BAB Sembarangan, Bima Arya Bikin 4 Jamban

saat ini masih terdapat 25.200 rumah di kota Bogor yang penghuninya masih buang air besar (BAB) sembarangan.

|
Penulis: Wahyu Topami | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Wahyu Topami
Wali Kota Bogor, Bima Arya meresmikan Kelurahan ODF, Ciparigi, Bogor Utara, Kota Bogor, Rabu (6/9/2023). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Wahyu Topami 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA - Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, dr Sri Nowo Retno mengatakan, saat ini masih terdapat 25.200 rumah di kota Bogor yang penghuninya masih buang air besar (BAB) sembarangan.

Menurutnya, hal ini masih menjadi pekerjaan rumah pihaknya untuk dituntasnya sebagai kelurahan ODF (Open Defecation Free) 

"Kita masih punya PR 25.200 rumah lagi, yang akan kita tuntaskan. Dari total keseluruhan 35.880 rumah," kata Sri Nowo Retno saat menggelar acara deklarasi Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan di Lapangan SDK, Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Rabu (6/9/2023).

Acara tersebut juga dihadiri Direktur Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Anas Ma'ruf dan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

Menurut Bima Arya, guna mempercepat ODF pihak pemerintah Kota Bogor meresmikan 4 buah jamban di kelurahan tersebut dengan ditandai pemotongan pipa yang sebelumnya digunakan untuk pembuangan limbah ke saluran irigasi.

"Ini langkah maju untuk menciptakan Bogor bebas ODF dibangun satu sistem, sistem kolaborasi ada aplikasi untuk memantau data di wilayah ada anggaran dari sarpras, dinas, CSR yang targetnya kota Bogor ini betul-betul tidak ada lagi yang BABS (Buang Air Besar Sembarangan)," Kata Bima Arya.

Ia juga menyampaikan usai diresmikannya BABS atau ODF di Kelurahan Ciparigi, pihak kecamatan maupun kelurahan harus ketat memantau agar tidak ada lagi masyarakat yang Buang Air Besar Sembarangan.

"Cuman tadi PR-nya pemantauan di lapangan oleh camat, lurah, memastikan bahwa ODF itu betul-betul sesuai datanya antara yang dilaporkan dan di lapangan," ujarnya.(*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved