Viral di Medsos

Fenomena Air Sumur Tercemar Bensin Bikin Geger, Warga Gunung Sindur Bogor Kasih Bukti Mengejutkan

Viral air sumur warga Gunung Sindur Bogor bisa nyala saat disundut api, warnanya hijau mirip BBM. Ternyata gara-gara tercemar bensin di SPBU

Tayang:
Editor: khairunnisa
Instagram
Viral air sumur warga Gunung Sindur Bogor tercemar bensin di SPBU bisa nyala saat disundut api, warnanya hijau mirip BBM. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Geger kabar Air Sumur di wilayah Kabupaten Bogor tercemar bensin.

Melalui sebuah video, seorang warga memperlihatkan air keran miliknya yang berwarna hijau bak bahan bakar minyak (BBM).

Tak cuma warna yang mirip, air tersebut bahkan bisa menyalakan api.

Diketahui tidak seperti air pada umumnya, warna air keran tersebut terlihat hijau.

Yang mengejutkannya, warga memperlihatkan kertas dicelupkan ke air tersebut menyala saat kena api.

Sontak hal itu menyita perhatian warganet.

Video tersebut viral dibagikan akun Instagram @undercover.id, Kamis (7/9/2023).

Terlihat dalam video viral itu seorang warga memperlihatkan air kerannya berubah berwarna kehijauan seperti BBM.

Ia menampung air keran dalam sebuah gayung.

Kemudian ia memperlihatkan kertas dicelupkan ke dalam air tersebut.

Viral air sumur warga Gunung Sindur Bogor bisa nyala saat disundut api, warnanya hijau mirip BBM. Ternyata gara-gara tercemar bensin di SPBU
Viral air sumur warga Gunung Sindur Bogor bisa nyala saat disundut api, warnanya hijau mirip BBM. Ternyata gara-gara tercemar bensin di SPBU (kolase Instagram)

Lalu, ia menyalakan korek api gas pada kertas yang dibasahi air tersebut sehingga api menyala.

Dalam keterangan disebutkan beberapa rumah warga yang air kerannya berubah itu berada di belakang Pom bensin Nagrog Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

Disebutkan air sumur warga tercemar kandungan minyak bahan bakar yang gampang menyala bila terkena api.

Kini, video tersebut menarik perhatian warganet.

Tak sedikit warganet yang memberikan komentar warganet.

Ada juga warganet yang menyarankan agar warga yang terdampak meminta kerugian.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved