Kunjungi BSIP Bogor, Menteri Pertanian Lepas Ekspor Mangga dan Ayam KUB ke Arab Saudi & Timor Leste
ekspor kali ini sangat membanggakan karena mangga yang dikirim merupakan hasil petani binaan BSIP Kementan yang sudah melewati proses standarisasi
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Reynaldi Andrian Pamungkas
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo melepas ekspor mangga gedong gincu sebanyak 700 kilogram ke Arab Saudi, Kamis (21/9/2023).
Pelepasan itu dilakukanya saat menghadiri acara 'Gebyar Agrostandar' dalam rangka memperingati setahun berdirinya Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) di Lapangan BB Biogen, Komplek BSIP Cimanggu, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.
Syahrul Yasin Limpo mengatakan, ekspor kali ini sangat membanggakan karena mangga yang dikirim merupakan hasil petani binaan BSIP Kementan yang sudah melewati proses standarisasi tinggi sehingga mampu menembus pasar luar negeri.
Apalagi, kata dia, mangga yang dikirim merupakan mangga berkualitas yang sudah terbebas dari lalat buah dan partikel penyakit lainya.
"Ekspor kita harus ada standardisasi, kita mau buah seperti apa yang masuk? Jangan sampai kita terlalu kebobolan masuk, buah kita sendiri yang kehilangan pasar yang ada dalam negeri," ujarnya kepada wartawan, Kamis (21/9/2023).
Selain Arab Saudi, Syahrul Yasin Limpo mengatakan negara di Asia lain pun sudah membuka diri untuk menampung ekspor mangga.
Untuk itu, kata dia, standarisasi ini sangat diperlukan untuk menunjukkan kualitas pertanian yang dimiliki oleh Indonesia agar dilirik dan diminati dunia.
"Bahkan Jepang dan Korea yang tadinya nutup diri, sekarang sudah buka. Itulah perjuangan bapak Presiden Pak Jokowi untuk terus membuka akses ekspor dari komoditi pertanian kita," katanya.
Baca juga: Pamerkan 178 Jenis Mangga di Bogor, BSIP Kementan Ajak Petani Terapkan Standarisasi
Dalam kesempatan itu, Syahrul Yasin Limpo juga melepas ekspor ayam KUB sebanyak 5000 DOC ke Timor Leste.
DOC KUB merupakan ayam kampung unggul yang dilepas kementan melalui SK Mentan No. 768.
"Kita punya banyak macam varietas dan komoditas yang tidak dimiliki dunia yang harus distandarisasi. Kita harus mengakses proses ini untuk industri hilirisasi yang besok memberi pendapatan bagi rakyat," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Mentan-Syahrul-Yasin-Limpo.jpg)