Viral di Medsos

Sempat Bikin Heboh, Penyebab Sumur Tercemar BBM di Gunung Sindur Bogor Kini Bikin Bingung

Tercemarnya sejumlah sumur warga di Desa Pengasinan, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu membuat heboh jagat maya.

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Kepala Sub Koordinator Penegakan Hukum DLH Kabupaten Bogor, Dyan Heru Sutjahyo ungkap penyebab tercemarnya sumur warga di Gunung Sindur, Jumat (13/10/2023). (Muamarrudin Irfani) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Tercemarnya sejumlah sumur warga di Desa Pengasinan, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu membuat heboh jagat maya.

Pasalnya, sumur yang seharusnya mengeluarkan air jernih, justru mengeluarkan cairan berwarna biru kehijauan menyerupai bahan bakar minyak (BBM).

Dugaan awal, disinyalir sumur warga tercemar akibat adanya kebocoran tangki di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di dekat pemukiman warga.

Baca juga: 2 Tahun Airnya Tercemar BBM, Warga Gunungsindur Bogor Bertahan Hidup Menggunakan Air Galon

Untuk mencari akar permasalahan tersebut, dilakukanlah penelitian dan penyelidikan dengan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Pertamina, dan juga Kepolisian.

"Karna ini beda dengan kasus pencemaran lain yang diakibatkan oleh zat kimia lain, ternyata minyak itu punya metode khusus, itu yang punya hanya Migas dan Puslabfor. Oleh karena itu kami selanjutnya menyerahkan ke Puslabfor," ujar Kepala Sub Koordinator Penegakan Hukum DLH Kabupaten Bogor, Dyan Heru Sutjahyo, Jumat (13/10/2023).

Ia mengatakan, apabila DLH Kabupaten Bogor ingin mengetahui hasil kajian yang dilakukan, maka diminta untuk bersurat kepada Bareskrim Polri.

Di samping itu, ia mengakui bahwa sumur warga tersebut memang tercemar BBM, akan tetapi penyebab tercemarnya sumur warga itu belum bisa dipastikan.

Baca juga: Penampakan Air Sumur Tercemar BBM di Gunung Sindur Bogor, Boleh Buat Isi Bensin? Waspada Bahayanya

Pasalnya, setelah dilakukan upaya pengecekan terhadap tangki SPBU, diklaim tidak ada kebocoran yang terjadi.

"Ketika di lapangan itu (tangki) SPBU dikosongkan diisi gas, kalau ada kebocoran itu pasti terdeteksi, tapi ini rapet, makanya mereka bersikukuh ini tidak ada kebocoran, termasuk di sumur-sumur monitor," ungkapnya.

Selain itu, kata dia, warga pun sempat menguras air sumur yang tercemar, kemudian air yang keluar dari dalam tanah yang baru tidak tercemar BBM.

Sontak penyebab tercemarnya sumur warga beberapa waktu lalu pun menjadi tanda tanya.

"Masih misterius, jadi ada juga informasi masyarakat sempat dikosongkan, terus ada keluar air baru itu tidak berbau. Kemudian jarak antar SPBU dengan rumah yang terkontaminasi itu agak jauh, sedangkan (rumah) yang berdekatan engga," katanya.

Baca juga: Fenomena Air Sumur Tercemar Bensin Bikin Geger, Warga Gunung Sindur Bogor Kasih Bukti Mengejutkan

Lebih lanjut, ia mengatakan saat air sumur warga di wilayah tersebut sudah kembali normal.

"Sekarang udah engga, udah clear dua minggu lalu dapet informasi itu, sudah normal," pungkasnya.

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved