Hebat! Pria Asal Megamendung Bogor Ini Raup Untung Puluhan Juta Dari Hasil Penjualan Sapu Lidi

Produksi sapu lidi di Sapu Taman melibatkan 2 karyawan dengan 30 hingga 50 lidi setiap harinya, tergantung ketersediaan bahan baku.

Tayang:
Penulis: Wahyu Topami | Editor: Reynaldi Andrian Pamungkas
TribunnewsBogor.com/Wahyu Topami
Rumah Produksi Sapu Taman, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Minggu (5/11/2023). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Wahyu Topami

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, MEGAMENDUNG - Di tengah perkembangan zaman yang semakin pesat, ada seorang pria yang tetap konsisten memproduksi sapu lidi dari bahan sawit.

Ia adalah Muhammad Rido Rangkuti (44) yang memiliki rumah produksi sapu lidi di Desa Gadog, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Produksi sapu lidi yang dinamainya Sapu Taman ini tidak hanya meraup panghasilan saja, tetapi juga menghadapi berbagai tantangan.

"Penghasilan mah lumayan ya, Alhamdulillah. Gimana kondisi aja, naik turun," ujarnya pada TribunnewsBogor.com, Minggu (5/11/2023).

Produksi sapu lidi di Sapu Taman melibatkan 2 karyawan dengan 30 hingga 50 lidi setiap harinya, tergantung ketersediaan bahan baku.

Rido juga menjelaskan bahwa harga jual satu sapu lidi adalah Rp 7.000, namun terkadang masih ada pelanggan yang mencoba untuk menawar.

Oleh karena itu, ia sulit untuk memastikan pendapatan per bulannya.

"Jual satu sapu lidi Rp 7.000, itu juga kadang masih ada yang nawar ya. Jadinya gak bisa dipresentasikan sebulan berapa," ungkapnya.

Baca juga: Takut Ada Aksi Premanisme Lagi, Satpol PP Megamendung Bogor Perketat Pengawasan Wilayah

Sasarannya utamanya adalah di warung-warung dan pasar. Dalam sehari, Sapu Taman mampu menjual sekitar 60 sapu lidi, yang jika dihitung dalam satu bulan mencapai sekitar 1.500 lidi.

Apabila dirupiahkan Sapu Taman setidaknya dapat meraup penghasilan kotor sekitar 10,5 juta.

Kedepannya Sapu Taman memiliki harapan besar untuk dapat mengirimkan sapu lidinya di ekspor ke berbagai negara.

"Kedepannya si mudah-mudahan bisa kirim lidi ini ke luar negeri ya," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved