Penampakan Lokasi Tewasnya Pemulung Akibat Tertabrak KRL di Bogor, Tidak Ada Pagar Pembatas

Lokasi ini juga merupakan lokasi langganan kejadian mulai dari orang tewas tertabrak kereta dan teranyar mobil pelat Malang tertabrak hingga ringsek.

Tayang:
Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
LOKASI PEMULUNG TEWAS - Penampakan lokasi tewasnya pemulung yang tertabrak KRL di perlintasan Solis Bogor, Senin (1/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Seorang pemulung tewas tertabrak KRL di rel dekat Underpass Solis, Jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor, Minggu malam (31/5/2026).
  • Sebelum kejadian, warga sempat mengingatkan korban agar tidak berjalan terlalu dekat ke tengah rel saat mencari barang bekas.
  • Warga meminta perlintasan tersebut ditutup permanen dengan pagar karena sering terjadi kecelakaan dan masih banyak orang yang menyeberang sembarangan.

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Seorang pemulung tewas tertabrak kereta commuter line (KRL) di rel Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Minggu (31/5/2026) malam.

Lokasi tewasnya pemulung ini berada persis di dekat Underpass Solis.

Lokasi ini juga merupakan lokasi langganan kejadian mulai dari orang tewas tertabrak kereta dan teranyar mobil pelat Malang tertabrak hingga ringsek.

Warga sekitar Ibu Aay mengatakan, lokasi ini harusnya ditutup permanen menggunakan pagar pembatas.

Warga nantinya tidak bisa melintasi rel ini.

"Harusnya ditutup permanen aja. Pagai pagar atau apa. Jadi, tidak ada warga yang melintas lagi. Karena sering banget kejadian kan kalau disini," kata Ibu Aay kepada TribunnewsBogor.com, Senin (1/6/2026).

Jika tidak ditutup, sambung Ibu Aay, rel ini sangat berbahaya dan ditakutkan banyak korban lainnya.

"Apalagi kalau malam kan. Memang banyak warga. Tapi, bahaya banget kalau terus dibiarin," ujarnya.

Ia berharap, PT KAI langsung bergerak cepat dengan menutup perlintasan rel ini.

"Warga juga harus sadar. Menyeberang di rel ini bahaya. Mau tidak mau ya memang harus segera ditutup," tegasnya.

Pantauan TribunnewsBogor.com di lokasi pukul 06.45-07.00 WIB, banyak warga yang melintasi rel ini.

Warga sepertinya sudah tahu adanya kereta atau tidak.

Mereka dengan santainya menyeberangi rel. Ada yang dari arah Tugu Wates ada juga yang dari arah Sholis.

Beberapa perjalanan KRL dari arah Stasiun Bogor menuju Jakarta melintas.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved