Kunci Jawaban IPS Kelas 9 Tema 2 Halaman 120, Tentang Rendahnya Akses Keuangan Digital di Indonesia
Perlu diingat, kunci jawaban IPS kelas 9 tema 2 halaman 120 ini untuk pegangan orang tua untuk membimbing anaknya belajar secara mandiri di rumah.
Penulis: tsaniyah faidah | Editor: Tsaniyah Faidah
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Di dalam artikel ini terdapat kunci jawaban IPS kelas 9 halaman 120.
Adapun kunci jawaban ini untuk soal rendahknya akses keuangan digital di Indonesia.
Perlu diingat, kunci jawaban digunakan sebagai panduan belajar bukan contekan.
Kunci jawaban juga bisa untuk pegangan orang tua untuk membimbing anaknya belajar secara mandiri di rumah.
Berikut ini soal dan kunci jawaban IPS kelas 9 tema 2 halaman 120:
Soal
Bacalah wacana berikut dengan seksama.
Literasi Keuangan Digital Rendah, Jokowi Minta Fintech Perluas Peran
Presiden Joko Widodo menyoroti masih rendahnya akses keuangan digital di Indonesia saat ini. Oleh karena itu, Presiden mengatakan pengembangan teknologi finansial sebagai pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Jokowi mengatakan literasi keuangan digital masyarakat RI baru mencapai 35,5 persen. Selain itu, jumlah masyarakat yang pernah menggunakan layanan digital masih sedikit, hanya 31,26 persen. “Masih banyak masyarakat yang pakai layanan keuangan informal,” kata Jokowi dalam pembukaan Indonesia Fintech Summit 2020, Rabu (11/11).
Di sisi lain, indeks inklusi keuangan (pengguna layanan keuangan) Indonesia masih tertinggal dibandingkan negara ASEAN lainnya. Pada 2019, indeks inklusi keuangan di Indonesia mencapai 76 persen, lebih rendah dibandingkan Singapura sebesar 86 persen, Malaysia 85 persen , dan Thailand 82 % . Oleh sebab itu Presiden berharap, perusahaan teknologi finansial (tekfin) tidak hanya berfungsi sebagai penyalur pinjaman dan pembayaran online, namun juga sebagai penggerak utama literasi keuangan digital masyarakat. Tak hanya itu, mereka juga dapat menjadi pendamping perencana keuangan masyarakat serta memperluas peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam akses pemasaran e-commerce.
Namun, ia menyoroti masih ada sejumlah risiko dalam sektor keuangan digital. Beberapa di antaranya seperti misinformasi, kesalahan pada transaksi, serta penyalahgunaan data pribadi. Terlebih lagi, regulasi keuangan non bank tidak ketat seperti regulasi perbankan. Oleh karena itu, Jokowi meminta pelaku tekfin memperkuat tata kelola yang baik dan akuntabel serta mitigasi berbagai risiko. Dengan cara tersebut, industri tekfin dapat memberikan layanan yang aman bagi masyarakat. “Serta memberikan kontribusi besar bagi pengembangan UMKM dan perekonomian nasional,” kata Jokowi.
Baca juga: Kunci Jawaban Pelajaran IPS Kelas 8 SMP, Kurikulum Merdeka Halaman 61, Jawab Soal Esai
1. Menurut wacana tersebut, rendahnya akses keuangan digital di Indonesia bisa ditingkatkan dengan cara ....
a. Mengembangkan teknologi finansial.
b. Mendorong literasi finansial.
c. Mencermati indeks inklusi keuangan.
d. Memperkuat tata kelola UMKM.
2. Perhatikan kalimat di awal paragraf ketiga berikut:
“Namun, ia menyoroti masih ada sejumlah risiko dalam sektor keuangan digital. Beberapa di antaranya seperti misinformasi, kesalahan pada transaksi, serta penyalahgunaan data pribadi.”
Solusi yang dapat dilakukan oleh masyarakat sebagai pengguna keuangan digital untuk mengantisipasi hal tersebut adalah ….
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/siswa-menulis-kunci-jawaban.jpg)