Dampak Hujan Deras di Kota Bogor, 15 Lokasi Diterjang Bencana, Bale Riung AEWO Muyaharja Roboh

Teofilo Patrocinio Freitas mengatakan, 15 bencana alam ini mulai dari pohon tumbang, tanah longsor, angin kencang, sampai orang hanyut terbawa arus.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Damanhuri
Dokumentasi BPBD Kota Bogor
Imbas huja deras yang guyur Kota Bogor pada Kamis (9/11/2023).   

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Rentetan bencana alam imbas hujan deras yang mengguyur Kota Bogor terus terjadi.

Teranyar, pada Kamis (9/11/2023) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat ada 15 bencana yang terjadi.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Teofilo Patrocinio Freitas mengatakan, 15 bencana alam ini mulai dari pohon tumbang, tanah longsor, angin kencang, sampai orang hanyut terbawa arus.

"Bencana alam yang terjadi ini tersebar di 3 kecamatan. Mulai dari Bogor Barat, Bogor Selatan, serta Tanah Sareal," kata Teo saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Jumat (10/11/2023).

Teo melanjutkan, dari total bencana yang terjadi, didominasi oleh pohon tumbang.

Tercatat, untuk pohon tumbang ini ada 9 kejadian.

"Pohon tumbang ini ada 9 kejadian. Rata-rata tersebar di semua kecamatan yang ada di Kota Bogor," tambahnya.

Lalu, untuk angin kencang sempat memporak porandakan beberapa lokasi.

Salah satunya saung gazebo atau yang kerap diaebut Bale Riung yang ada di tengah sawah Kampung Tematik AEWO Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan.

Bale Riung ini rusak parah serta roboh akibat tersapu angin.

Meski begitu, dari semua kejadian hanya satu tercatat yang memakan korban jiwa yakni terseret arus gorong-gorong.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Dedie Rachin turut prihatin atas kejadian ini.

Untuk langkah selanjutnya, perbaikan akan segera dilakukan bagi yang terdampak kemarin.

Khusus Sawung Agro Eduwisata Organik (AEWO) Mulyaharja, kata Dedie, bisa diperbaiki dalam waktu satu minggu kedepan.

"Prihatin. Ada sebuah bangunan bambu ditengah sawah. Sore itu hujan lebat petir dan angin kencang. Itu akan diperbaiki. Itu tidak terlalu lama. Saya tanya itu satu minggi dua minggu kedepan lah bisa diperbaiki," kata Dedie Rachim di Balai Kota Bogor.

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved