Banyak Jalan Rusak Dekat Rumah Prabowo di Bogor, Usaha Warga Gulung Tikar Karena Sepi Wisatawan
Sebab di kawasan ini banyak warga mengandalkan wisatawan yang datang seperti ke tempat wisata alam
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BABAKAN MADANG - Kondisi jalan rusak rupanya berdampak parah bagi perekonomian warga khususnya di dekat kediaman Capres Prabowo Subianto di Desa Bojong Koneng, Kabupaten Bogor.
Jalan rusak imbas bencana pergeseran tanah cukup berdampak sehingga banyak usaha warga yang gulung tikar d sepanjang Jalan Kampung Curug dan Kampung Gunungbatu, Desa Bojong koneng, Kabupaten Bogor.
Sebab di kawasan ini banyak warga mengandalkan wisatawan yang datang seperti ke tempat wisata alam, perkemahan, restoran, penginapan vila dan yang lainnya.
Kunjungan wisatawan di kawasan ini anjlok sejak pergeseran tanah tahun 2022 lalu sampai sekarang tahun 2023 karena jalan rusak tak kunjung diperbaiki meski pergeseran tanah sudah tak lagi terjadi.
"Sangat menurun (kunjungan wisatawan), 75 persen, karena faktor jalan," kata CBL (40), salah satu warga setempat yang enggan disebut namanya kepada TribunnewsBogor.com, Minggu (26/11/2023).
Dia mengatakan, tak sedikit wisatawan yang hendak masuk ke Jalan Kampung Curug ini memilih mengurungkan niat dan memutar arah ketika melihat kondisi jalan yang rusak serta bergelombang curam, beton-betonnya retak dan kondisinya miring.
Diperkirakan pula ada puluhan usaha warung warga yang terpaksa tutup sehingga warga mencari usaha lain.
"Otomatis karena pengunjung berkurang, warung-warung tutup. Warung ada 21 di bawah (wisata perkemahan), sekarang yang masih buka 10 persennya aja enggak," katanya.
Ini belum termasuk warung-warung di tempat wisata lainnya di kawasan ini.
Warga sekitar lain, Bana (65), mengatakan bahwa di kawasan Jalan Kampung Curug ini juga ada beberapa restoran.
Namun semenjak jalan rusak akibat pergeseran tanah tahun 2022, sejumlah restoran diantaranya tak lagi beroperasi.
"Dulu mah hari libur ramai di sini, sekarang jadi sepi. Dulu ada restoran deket jembatan tuh, sekarang tutup, pindah ke tempat lain. Warung-warung pada tutup, warung anak saya aja tutup sampai sekarang sejak saat itu (pergeseran tanah)," kata Bana.
Karena kondisi ini, warga berharap jalan kembali diperbaiki agar kondisi perekonomian warga di kawasan wisata kawasan Sentul ini kembali normal.
Warga pun mengaku sudah mengajukan permohonan perbaikan jalan ini ke pemerintah, namun sampai November 2023 ini jalan masih belum juga diperbaiki.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Kondisi-jalan-turunan-curam-dan-rusak-di-Kampung-Curug.jpg)