Bakal Diresmikan Minggu Ini, Skybridge Bojonggede Bogor Mulai Diujicoba Besok

Rencananya Skybridge Bojonggede ini akan diresmikan pada Minggu (10/12/2023) oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Plt. Kepala BPTJ, Suharto beserta jajarannya melakukan ujicoba Skybridge Bojonggede, Senin (4/12/2023). (Muamarrudin Irfani) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Pembangunan Skybridge Bojonggede yang menghubungkan Stasiun Bojonggede dengan Terminal Tipe C Bojonggede telah rampung.

Rencananya Skybridge Bojonggede ini akan diresmikan pada Minggu (10/12/2023) oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.

Sebelum diresmikan, pengoperasional Skybridge Bojonggede akan dilakukan ujicoba terlebih dahulu pada Selasa (4/12/2023) hingga Sabtu (9/12/2023) sebagai bentuk sosialisi kepada masyarakat khususnya pengguna kereta rel listrik (KRL).

Tujuan dibangunnya Skybridge Bojonggede ini ialah untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di depan Stasiun Bojonggede.

Dengan adanya Skybridge ini nantinya para penumpang KRL tak lagi lalu lalang di Jalan Raya dan juga tidak ada lagi transportasi umum yang menunggu penumpang di pinggir jalan hingga menimbulkan kemacetan. 

"Secara prinsip bahwa ini adalah hal yang sudah kita banggakan, skybridge sudah bisa beroperasi dengan baik," ujar Plt. Kepala Badan Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Suharto kepada wartawan, Senin (4/12/2023).

Nantinya, penumpang akan memasuki Stasiun Bojonggede maupun keluar melalui pintu yang terintegrasi dengan Terminal Tipe C Bojonggede.

Skybridge Bojonggede ini dilengkapi dengan fasilitas penunjang lainnya yaitu seperti eskalator, akses khusus disabilitas, tangga, mushola hingga toilet.

Jembatan penyebrangan layang ini memiliki panjang 243 meter dengan waktu tempuh dengan berjalan kali selama 3 sampai 4 menit menuju stasiun.

Suharto meyakini, setelah masyarakat khususnya pengguna KRL ini mencoba Skybridge Bojonggede makan akan merasakan kenyamanan yang berbeda dibanding sebelumnya.

Sehingga kebiasaan masyarakat perlahan-lahan akan berubah dengan sendirinya, maka tahap ujicoba ini sangat diperlukan untuk mencapai hal tersebut.

"Yang namanya uji coba itu kita tidak bisa merubah kebiasaan secara frontal. Maka yang namanya uji coba itu adalah tahapan-tahapan supaya ada pemahaman," pungkasnya.

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved