BPTJ Berencana Bangun Park and Ride Double Decker di Skybridge Bojonggede Bogor

Suharto menerangkan, saat ini terdapat area kosong di sekitar skybridge dan terminal yang bisa dimanfaatkan untuk park and ride.

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Plt Kepala BPTJ, Suharto yakin Skybridge Bojonggede dapat atasi kemacetan di Stasiun Bojonggede, Kabupaten Bogor, Senin (4/12/2023). (Muamarrudin Irfani) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) berencana membangun kantung parkir berlantai atau park and ride double decker di area Terminal Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Park and ride itu sebagai sarana penunjang dari Skybridge Bojonggede yang diperuntukkan bagi para penumpang kereta rel listrik (KRL) yang mengintegrasikan antara Terminal dengan Stasiun Bojonggede.

Sehingga, nantinya penumpang KRL dapat menyimpan kendaraannya di park and ride yang berada di area Terminal Bojonggede kemudian melanjutkan perjalanannya menggunakan skybridge menuju Stasiun Bojonggede.

Plt Kepala BPTJ, Suharto menerangkan, saat ini terdapat area kosong di sekitar skybridge dan terminal yang bisa dimanfaatkan untuk park and ride.

"Sebelah kanan itu menjadi potensi untuk tempat park and ride bagi kendaraan yang menggunakan motor atau roda empat sudah kami persiapkan. Terkait kapasitas park and ride tentunya akan menyesuaikan juga," ujarnya kepada wartawan, Selasa (5/12/2023).

Ia menyebut, apabila animo masyarakat semakin tinggi dan park and ride yang ada saat ini sudah tidak lagi mampu menampung kendaraan, maka pihaknya akan menambah kapasitas pada park and ride tersebut dengan skema bertingkat.

"Kami pertimbangkan menggunakan doubel decker, karena saat ini park and ride doubel decker hal yang biasa dan gampang sekali. Kenapa sekarang belum kami persiapkan? Karena kami akan melihat berapa potensi yang akan parkir berapa banyak," katanya.

Tak hanya itu, BPTJ juga akan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor apabila park and ride yang dibangun sudah tidak lagi menampung kendaraan.

Mengingat bahwa Stasiun Bojonggede setiap harinya dipadati oleh 65.000 hingga 70.000 penunpang KRL.

"Seandainya itu tidak memungkinkan nanti kami akan bersama-sama dengan Pemkab Bogor untuk menyediakan lahan lagi, di sana juga masih ada beberapa lahan yang masih bisa di optimalisasi lagi," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved