Kapolsek Bojonggede Bantah Terlibat Pungli Ojol di Skybridge, Kompol Robinson: Kenal Aja Enggak

Kapolsek Bojonggede, Kompol Robinson W. Lapudooh membantah terlibat dalam pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum koordinator ojek online (ojol).

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Kapolsek Bojonggede, Kompol Robinson W. Lapudooh bahtah terlibat pungutan liar di Skybridge Bojonggede, Rabu (13/12/2023). (Muamarrudin Irfani) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Kapolsek Bojonggede, Kompol Robinson W Lapudooh membantah terlibat dalam pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum koordinator ojek online (ojol) terhadap driver ojol lainnya di Skybridge Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Ia mengaku tidak mengenal pria yang ada dalam video viral tersebut yang diketahui berjama Windu alias Jawa.

Namanya hanya dicatut oleh Jawa demi melancarkan aksinya menarik pungutan dari sesama driver ojol lainnya.

"Saya, Danramil, sama Dishub tidak kenal sama orang ini, tidak pernah bertemu, tidak pernah berkomunikasi," ujarnya kepada wartawan di lokasi, Rabu (13/12/2023).

Setelah beredarnya video tersebut, pihaknya berama forum komunikasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam) Bojonggede meminta Jawa untuk mengklarifikasi ucapannya agar tidak menimbulkan keresahan dimasyarakat.

"Maka itu untuk mengantisipasi hal-hal seperti ini perlu pencegahan, jangan sampai hal-hal seperti ini jadi blunder," ucapnya.

Lebih lanjut, ia berharap hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi di kemudian hari.

Untuk mengantisipasi hal serupa, pihaknya akan terus bersinergi dengan pihak Kecamatan dan Koramil Bojonggede demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Bojonggede.

"Kedepan lebih hati-hati, selalu waspada dengan hal-hal seperti ini. Tetap kami berkomunikasi 3 pilar Forkopimcam untuk mengamankan wilayah Bojonggede ini khsusunya terminal," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, viral di media sosial seorang pria yang diduga oknum komunitas ojol meminta pungutan terhadap driver ojol lainnya yang mengangkut penumpang di Skybridge Bojonggede.

Dalam video yang beredar, pria berbaju hitam yang diketahui bernama Windu alias Jawa itu sedang menjelaskan tarif yang harus dibayarkan oleh driver ojol ketika mengangkut penumpang sebesar Rp 3 ribu.

"Rp 3 ribu itu bukan buat saya pribadi bang, jujur, kita koordinasi kapolsek, koordinasi danramil, koordinasi Dishub, koordinasi orang wilayah, belum organinasinya, kalo emang ada yang mau ngegantiin saya monggo, saya mundur, kita mah fair aja apa adanya," ucap pria dalam video tersebut.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved