Babinsa Minta Korban Pelecehan di Solo Tak Baperan, Suruh Bahagiakan Diri, Ternyata Anak Kos Sakit
Babinsa Minta Tidak Baperan, Korban Pelecehan Pemilik Warteg di Solo Ternyata Sedang Sakit, jalani terapi depresi
Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: widi bogor
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Seorang wanita diminta oleh Babinsa untuk tidak baperan (bawa perasaan) setelah diduga mengalami pelecehan seksual.
Padahal wanita tersebut tengah dalam proses pengobatan.
Akun X berinisial D mengaku menjadi korban pelecehan seksual.
Ia mengaku mengalami pelecehan oleh pemilik warung makan di kawasan Jalan Bulukan Timur Raya, Blulukan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Terduga pelaku yang merupakan pemilik warung makan sebenarnya sudah dua kali datang ke tempat kos korban.
Bersama istrinya, terduga pelaku berusaha meminta maaf.
"Tapi aku gak bisa ketemu dia. Gak kuat. Gemeteran," tulisnya di akun X.
Kedatangan ke tiga kalinya, terduga pelaku bersama ketua RW yang merupakan kakaknya, juga seorang anggota Babinsa.
Kata D dalam perbincangan, mereka sampai menggebrak meja.
"Mereka menganggap aku hanya salah paham sama candaan pelaku," katanya.
Padahal yang diucapkan terduga pelaku merupakan kalimat yang mengarah seksualitas.
Terduga pelaku bahkan menganggap D berniat memeras mereka.
D juga memposting foto capture CCTV saat pertemuan dengan Babinsa.
Kata D, Babinsa meminta dirinya untuk tidak baper.
"Intinya mereka datang malah marah-marah. Babinsanya bilang aku jangan baperan dan harus membahagiakan diri biar gak salah paham," tulis D.
D mengurai penjelasan bahwa dirinya sedang berobat sebelum mengalami dugaan pelecehan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Babinsa-Minta-korban-pelecehan-tidak-baperan.jpg)