Pembangunan Kota Bogor Belum Merata, Kawasan Kumuh Tak Jauh dari Pusat Kota : Jomplang Sekali

Perlu adanya penataan serius di kawasan tersebut. Perencanaan yang matang pun diperlukan agar kawasan itu benar-benar tertata dengan baik.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
kantor kecamatan bogor barat 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR BARAT - Wali Kota Bogor Bima Arya mengakui pembangunan di Kota Bogor masih belum merata.

"Di belakang jalan Gunung Batu seperti seputar Pasir Jaya dan Gunungbatu penataan kawasannya perlu diperhatikan lagi. Meskipun jaraknya sejengkal dari pusat kota tapi jomplang sekali. Wilayahnya kumuh," kata Bima Arya saat Musrenbang 2024 Kecamatan Bogor Barat.

Kondisi kumuh ini diperparah dengan banyaknya rumah tidak layak huni (RTLH).

"RTLH harus digenjot, dan sarana serta prasarana yang mendasar harus digenjot juga," tambahnya.

Selain itu Kota Bogor juga masih belum menemukan solusi pasti guna mengentaskan kemacetan.

"Saya juga lihat Jalan Gujungbatu menuju Dramaga itu menjadi keluhan banyak warga karena macet. Banyak parkir sembarangan," ujarnya.

Perlu adanya penataan serius di kawasan tersebut. Perencanaan yang matang pun diperlukan agar kawasan itu benar-benar tertata dengan baik.

"Kalau tidak ditata akan jadi bom waktu. Nanti akan stuck di sana," ungkapnya.

Kemacetan yang parah pun terjadi di kawasan pertigaan menuju Ciomas Bogor.

Di titik ini, Bima Arya melihatnya seperti tidak tersentuh penataan dengan baik.

"Begitu juga perbatasan Pasir Kuda, Pasir Mulya, Ciomas. Itu seolah olah tidak tersentuh. Bahkan mulai semrawut terutama di persimpangannya. Angkot, PKL, parkir sembarangan. Rasanya harus dibuat konsep yang pas di situ. Sarana prasarananya juga perlu diperhatikan," jelasnya.

Sementara itu, Camat Bogor Barat, Dudi Fitri Susandi mengatakan bahwa penataan itu tidak sangat mudah untuk dilakukan.

'Pencapaian ini tidak dengan mudah. Apalagi yang menurunkan stunting. Itu sangat sulit. Dan kita dengan kolaborasi pentahelix dominan dengan IPB melalukan beberapa kegiatan sehingga terealisasi," kata Dudi.

Dudi pun menekankan, akan terus berkolaborasi terkait perencanaan wilayah Kecamatan Bogor Barat ini.

"Jurus itu yang akan selalu digunakan yakni kolaborasi," tandasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved