Viral di Medsos

Terkuak Fakta Viral Ajaran Sesat Jamaah Boleh Tukar Pasangan, Pembuat Konten Bersuara, Settingan?

Viral video ajaran sesat yang memperbolehkan jamaahnya tukar pasangan dengan orang lain. Sosok di balik pembuatan video viral, ternyata Gus Samsudin

Penulis: khairunnisa | Editor: widi bogor
kolase Instagram
Viral video ajaran sesat yang memperbolehkan jamaahnya tukar pasangan dengan orang lain. Sosok di balik pembuatan video viral, ternyata Gus Samsudin 

Gus Samsudin menyayangkan orang-orang yang memotong video kontennya.

"Supaya orang tidak masuk ke ajaran sesat. Oh berarti ajarang yang menyimpang , mengizinkan orang lain punya istri terus boleh bergantian dengan yang lain itu sesat, itu dilarang agama. Saya memberikan edukasi bahwa itu ajaran sesat, tidak baik. Tapi ada orang yang memotong video saya dan malah menuduh itu ajaran saya," kata Gus Samsudin.

Terakhir, Gus Samsudin pun mengakui sosok aslinya sebagai orang yang kerap membuat settingan.

"Saya itu tidak sakti, tidak bisa apa-apa, bukan siapa-siapa, saya hanya tukang settingan, hanya pemulung roso saja," akui Gus Samsudin.

Polisi Turun Tangan

Sementara Gus Samsudin mengurai klarifikasi, pihak kepolisian rupanya sudah turun tangan.

Polres Blitar langsung menanggapi konten ajaran sesat yang dibuat sosok kontroversi itu.

Kapolres Blitar AKBP Wiwit Adisatria menyebut video tersebut dibuat cuma untuk memviralkan lagi sosok Gus Samsudin.

"Ada beberapa hal yang perlu saya tegaskan terkait video viral yang dilakukan Samsudin. Pertama, video tersebut dibuat hanya untuk menaikkan subscriber youtube yang bersangkutan (Samsudin). Kemudian yang kedua, pengobatan tersebut tidak ada," pungkas AKBP Wiwit Adisatria dikutip dari Surya.co.id.

Seorang selebgram mengaku pernah berobat di Padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin, namun sakitnya bertambah parah meski sudah membayar jutaan rupiah.
Seorang selebgram mengaku pernah berobat di Padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin, namun sakitnya bertambah parah meski sudah membayar jutaan rupiah. (TribunStyle.com)

Perihal lokasi pembuatan video, Gus Samsudin mengaku ke polisi bahwa videonya dibuat di Jawa Barat bukan Blitar.

Namun polisi menyebut konten Samsudin itu telah meresahkan masyarakat.

Meskipun di bawah video yang ia buat telah diberikan disclaimer soal fiktif.

"Perlu kedewasaan, baik konten kreator sendiri maupun masyarakat. Dari diskripsi paling bawah menyebutkan konten itu dibuat fiktif belaka, namun hal ini sudah meresahkan," kata AKBP Wiwit Adisatria.

Baca berita lain TribunnewsBogor.com di Google News 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved