Viral di Medsos

Gara-gara Asyik Makan Siang Saat Ramadan, Pria Ini Kena Karma Instan, Piringnya Sampai Terbang

Membatalkan puasa dengan sengaja tanpa adanya hal yang dilarang dalam Islam tentu merupakan dosa besar.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: yudistirawanne | Editor: Yudistira Wanne
Istimewa
Kolase - Pria terkena karma instan gara-gara tak puasa. 

- Memberi makan 60 fakir miskin

Baca juga: 6 Amalan untuk Wanita Haid yang Tak Bisa Puasa saat Ramadhan 2024, Pahala Tetap Ngalir

Mengutip dari Kitab Fiqih Sunnah tulisan Sayyid Sabiq, Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ أَفْطَرَ يَوْمًا مِنْ رَمَضَانَ فِى غَيْرِ رُخْصَةٍ رَخَّصَهَا اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لَهُ لَمْ يَقْضِ عَنْهُ وَإِنْ صَامَ الدَّهْرَ كُلَّهُ

Artinya: "Barangsiapa tidak puasa satu hari di bulan Ramadhan tanpa adanya keringanan yang Allah 'azza wa jalla berikan kepadanya, maka tidak akan bisa menjadi ganti darinya, sekalipun ia berpuasa selama satu tahun," (HR Abu Hurairah).

Hadits di atas menyebut apabila orang tersebut mengganti puasanya, qadhanya tidak setara dengan satu puasa di bulan Ramadan.

Melalui kitab Faidhul Qadir, Syekh Abdurrauf Al-Munawi menjelaskan satu hari puasa Ramadan yang ditinggalkan, tidak sama keutamaannya dibanding puasa di luar bulan Ramadan meskipun puasa tersebut dilakukan terus menerus.

Sebab, dosa tidak puasa satu hari di bulan Ramadan tidak akan bisa hilang, sementara qadha yang dikerjakan di bulan Ramadan tidak bisa menyamai keutamaan puasa di bulan suci itu.

Karenanya, sangat rugi seseorang yang tidak puasa atau dengan sengaja membatalkan puasa tanpa alasan yang dibenarkan.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved