Waduh! Warga Cijeruk Bogor Banyak yang Tak Tamat SMP, Ini Kata Camat Sobar Mansoer

Dia menegaskan bahwa pendataan tersebut penting untuk memastikan jumlah angka rata lama sekolah di setiap desa

|
Penulis: Wahyu Topami | Editor: Damanhuri
Doc. Istimewa
Rapat Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor Menaikkan Angka Rata-rata Lama Sekolah, Selasa (30/4/2024).       

Laporan wartawan TribunnewsBogor.com Wahyu Topami

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIJERUK - Angka rata lama sekolah di Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor hanya mencapai 7,71 tahun, dengan mayoritas siswa hanya lulus hingga kelas 7 dan 8 SMP.

“Angka putus sekolah di Cijeruk mencapai 7,71 tahun, dengan banyak siswa hanya lulus sampai kelas 7 dan 8 SMP. Karena itu, kami mencari solusi bersama pelaku pendidikan dalam rapat koordinasi ini,” kata Kasi Penkes Kecamatan Cijeruk, Lisnawati, Selasa (30/4/2024) usai rapat kordininasi.

Dia menjelaskan, bahwa rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk membangun komunikasi dengan para pelaku pendidikan, terutama pondok pesantren, guna memecahkan masalah tersebut dan meningkatkan angka rata lama sekolah.

“Kami membangun komunikasi dan komitmen bersama dengan tokoh masyarakat dan pimpinan pondok pesantren, serta pelaku pendidikan lainnya,” ujarnya.

Camat Cijeruk, Sobar Mansoer, menambahkan, kini sudah ada kesepakatan untuk mengambil langkah strategis guna meningkatkan angka rata lama sekolah di Cijeruk.

“Kami semua sepakat untuk meningkatkan angka lama sekolah, dan merekomendasikan pembentukan tim gabungan untuk melakukan pendataan kepada masyarakat yang putus sekolah,” kata Sobar.

Dia menegaskan bahwa pendataan tersebut penting untuk memastikan jumlah angka rata lama sekolah di setiap desa, mengingat saat ini data yang tersedia belum lengkap. 

“Mayoritas putus sekolah di Cijeruk terjadi di pondok pesantren karena mayoritas penduduknya mengikuti pendidikan salafi. Setelah pendataan ini selesai, tim gabungan akan menentukan langkah selanjutnya untuk meningkatkan angka putus sekolah di Cijeruk,” tambahnya.

Dia juga menjelaskan bahwa Cijeruk, yang berbatasan dengan Kota Bogor, memiliki Indeks Pembangunan Manusia (IPM) peringkat 36 tahun 2022 menurut data Bapedalitbang. Oleh karena itu, peningkatan angka rata lama sekolah menjadi salah satu prioritas.

“Target peningkatan ini tertunda karena kesibukan selama pemilu kemarin,” tandasnya.(*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved