Biar Gak Semrawut dan Terlihat Kumuh, Kota Bogor Mulai Terapkan Kabel Operator di Bawah Tanah

Kota Bogor mulai memasukan kabel operator ke  bawah tanah. Kabel bawah tanah ini dimulai dari Jembatan Otista sampai Alun-Alun Kota Bogor.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Naufal Fauzy
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Ilustrasi pekerjaan Kota Bog kabel operator ke bawah tanah oleh Pemkot Bogor dan APJATEL 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Kota Bogor mulai memasukan kabel operator ke  bawah tanah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Rena Da Frina mengatakan, kabel bawah tanah ini dimulai dari Jembatan Otista sampai Alun-alun Kota Bogor.

Proyek ini ditandai dengan mulai dimulainya pekerjaan penggalian yang dilakukan di sekitaran Jembatan Otista atau tepatnya di depan Warung Bogor.

"Jadi tidak ada kabel operator yang ada di atas, minus kabel milik PLN. Kita sedang upayakan," kata Rena Da Frina belum lama ini.

Rena melanjutkan, pekerjaan ini setidaknya akan memawakan waktu empat bulan.

Lima bulan ini terbagi dimana satu bulan pekerjaan di Jembatan Otista dan tiga bulan pekerjaan di Alun-alun Kota Bogor.

"Jadi totalnya semuanya mereka minta waktu 4 bulan,” tambah Rena.

Rena berharap bukan hanya operator akan tetapi  kabel milik PLN dapat masuk ke bawah tanah. 

Saat ini pihaknya masih melakukan komunikasi terkait kabel listrik yang ada di kawasan Jembatan Otista.

"Karena kan kalau operator perlakuannya agak berbeda. Tapi syukur-syukur kalau PLN mau ikut turun. Tapi saya belum dapat konfirmasi mau ikut turun atau nggak, jadi minus PLN saja," jelaas Rena.

Menurut dia, Pemkot Bogor mencari konsep pendanaan penataan kabel di pertokoan Jembatan Otista diluar APBD.

"Penataan ini menggunakan Apjatel, jadi Apjatel yang mengeluarkan biayanya. Kami, hanya sebagai supervisi di situ," katanya.

Rena juga menjelaskan, saat ini di kawasan Jalan Ahmad Yani juga sudah melakukan konsep yang sama yakni penataan kabel di bawah tanah. 

"1 Juni 2024 ini kalau mereka belum turunkan semua kabelnya, saya potong. Kemarin begitu perjanjiannya begitu," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved